Doa Rejeki

doa rejekiDoamustajab2.com-Pada kesempatan ini saya mencoba mengetengahkan seputar doa rejeki baik berupa doa rejeki yang umum yang terdapat dalam kitab kitab umum seperti mujarabat,senjata mu’min dan lain lain.juga doa rejeki yang di berikan secara khusus karena di berikan langsung dari guru.

Sebelum kita membahas tentang doa rejeki maka ada baiknya kita coba membahas tentang pengertian rejeki itu sendiri :
Secara umum rejeki adalah segala pemberian yang dapat dimanfaatkan, baik material maupun spiritual, dunia maupun akhirat.

Artinya, makanan, pakaian, rumah, kendaraan, kesehatan adalah rejeki dan kecerdasan, ilmu dan hikmah adalah rejeki pula. Orang kaya harta tetapi enggan membayar zakat dan menolong orang yang kekurangan adalah contoh orang yang kaya rejeki lahiriah tetapi miskin rejeki batiniah.

Orang yang kekurangan makanan dan pakaian, tidak mempunyai tempat tinggal dan kendaraan, tubuhnya pun penyakitan tetapi hatinya selalu bersabar, tidak pernah mengeluh bahkan selalu taat kepada Allah swt dan bersyukur adalah contoh orang yang miskin rejeki lahiriah tetapi kaya rejeki batiniah.

Orang yang kaya harta tetapi tidak bersyukur bahkan bermaksiat kepada Allah Ta’ala adalah contoh orang yang kaya rejeki duniawi tetapi bakal miskin rejeki di akherat nanti.

Dari sudut pandang agama, dengan mengamati dalil-dalil al-Quran dan hadits Nabi saw, kita dapat menyimpulkan bahwa rejeki seseorang mungkin saja meluas (bertambah) atau justru menyempit (berkurang)

” Allah meluaskan rejeki siapa saja yang Ia kehendaki dan menyempitkan (rejeki siapa saja yng Ia kehendaki)…” (QS.13: 26)

“Dan Allah memberikan rejeki kepada siapa yang ia kehendaki tanpa batas.” (QS.24: 38)

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Ia akan mengadakan baginya jalan keluar (dari kesulitan) dan memberinya rejeki dari arah yang tidak diduga.”
(QS.65: 2-3)

Abu Hurairah ra meriwayatkan: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa suka rejekinya diluaskan dan umurnya dipanjangkan hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Tsauban ra meriwayatkan, Nabi saw bersabda,” Tidak ada yang dapat menambah umur kecuali kebaktian (al-birr) dan tidak ada yang dapat menolak takdir (al-qadr) kecuali doa. Seseorang itu benar-benar terhalang dari rejeki karena dosa yang ia perbuat.” (HR. Ibnu Majah dan al-Hakim, al-Hakim berkata: sanadnya sahih)

Di antara ulama ada yang membagi rejeki menjadi empat macam:

1.Rejeki yang sudah dijamin

Ketika janin dalam kandungan berusia 120 hari maka Allah Ta’ala mengutus malaikat untuk meniupkan ruh ke janin tersebut dan mencatatkan empat hal, yaitu: umur, rejeki, perbuatan dan suka dukanya.

Rejeki yang dicatat ini adalah rejeki yang dijamin pasti akan didapatkan oleh orang tersebut karena bersesuaian dengan umurnya.

Jika rejeki ini habis maka ajal pun tiba, atau jika sudah datang ajal maka rejeki ini pun habis.

Jabir bin Abdullah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,” Janganlah kalian menganggap rejeki datang terlambat karena seorang hamba tidak akan mati hingga rejeki yang menjadi haknya sampai kepadanya.
Oleh karena itu baguskanlah usaha, ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Hibban, berkata al-Arnauth: sanadnya sahih menurut kriteria Imam Muslim)

2. Rejeki yang digantungkan pada usaha (kasab)

Rejeki jenis ini merupakan karunia Allah (fadhullâh) yang diberikan kepada siapa yang mencarinya. Allah Ta’ala menciptakan tangan dengan tujuan tertentu, demikian pula kaki, mata, telinga, mulut dan otak bahkan langit dan bumi.

Jika kita menggunakan ciptaan-ciptaan tadi sesuai tujuan penciptaannya maka itu merupakan bagian dari ungkapan syukur. Syukur ini pasti mengundang datangnya nikmat. Semakin optimal seseorang mengaktualisasikan potensi yang Allah berikan padanya semakin banyak pula curahan rejeki terlimpah padanya.

Karena itu meminta-minta adalah hal tercela dalam pandangan agama, kecuali bagi orang yang benar-benar miskin, bangkrut usahanya sampai ia bisa bangkit kembali dan orang yang dililit hutang. Selebihnya, orang harus bekerja menjemput karunia Allah Ta’ala, apalagi jika tubuhnya sehat dan kuat.

3. Rejeki yang dijanjikan

Rejeki jenis ini biasanya dikaitkan dengan suatu amal tertentu, misalnya sedekah, silaturahmi, niat yang benar, istighfar dan lain sebagainya. Apalagi rejeki yang bakal diterima di akherat nanti sangat tergantung dari amal-amal yang telah dilakukan oleh seseorang.

Point ini yang pada pembicaraan ke depan akan diperdalam guna meneliti amal-amal yang kiranya dapat membuka pintu-pintu rejeki.

4.Rejeki dari arah yang tidak diduga

Rejeki sebenarnya termasuk bagian dari rejeki yang dijanjikan tetapi karena keistimewaannya maka tidak salah jika dimasukkan dalam bagian tersendiri.

Hanya ada dua amal yang dapat mengundang datangnya rejeki dari arah yang tidak diduga ini, pertama yang disebutkan dalam al-Quran, yaitu: Takwa dan yang kedua yang disebutkan melalui al-Hadits, yaitu: melanggengkan (dawam) istighfar.

Rejeki halal

Di samping itu kita bisa membagi rejeki dalam 2 kelompok besar yaitu rejeki halal dan rejeki yang haram,baik dari segi fisiknya maupun dari segi cara mendapatkannya,antara lain seperti pesugihan atau rejeki berupa daging babi dan sebagainya.

Rejeki halal merupakan hal yang harus di utamakan karena ini merupakan kunci utama kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat,sangat banyak landasan hadis dan ayat ayat al quran yang menekannya pentingnya rejeki yang halal ini.
Doa agar murah rejeki

Dari rejeki yang halal inilah merupakan mata rantai yang tidak terputus dengan doa rejeki yang biasanya di katakan doa agar murah rejeki,karena batin orang yang selalu menjaga diri dan selalu memakan rejeki yang halal maka bisa di pastikan doanya mudah di ijabah termasuk doa agar murah rejeki.

Untuk doa agar murah rejeki juga sangan perlu memperhatikan beberapa hal pendukung seperti :

1.Memperbanyak membaca salawat.

Macam macam bacaan shalawat dan khasiatnya adalah merupakan bentuk-bentuk ajaran dan tuntunan bacaan shalawat yang bersumber dari Rasulullah saw,para ulama dan waliyullah yang memiliki kesamaan dan perbedaan manfaat yang sebesar-besarnya untuk memperoleh satu tujuan,yaitu mendapatkan keridhaan atau kemuliaan dari Allah swt.

Dan syafaat dari Rasulullah saw.Dengan macam macam shalawat tersebut kita bisa untuk mengamalkanya menurut kemampuan kita masing-masing.

2.Memperbanyak sedekah

Islam sangat menganjurkan umatnya bersedekah, baik sedekah harta, ilmu, tenaga, mengucapkan kalimah thayibah (tasbih, tahmid, tahlil, takbir), maupun “sekadar” memberikan senyum dan wajah cinta kepada sesama Muslim. Allah SWT dan Rasul-Nya pun memberikan motivasi luar biasa agar kaum Muslim gemar bersedekah

Allah adalah MAHA MENEPATI JANJI, dan apa yang tertulis di Alqur’an adalah apa yang langsung diserukan Allah kepada umatnya. Adalah sebuah kerugian besar jika kita tidak yakin akan perkataan langsung Allah tersebut. Coba anda baca dan renungkan apa yang langsung diserukan Allah tentang sedekah di bagian bawah ini:

Janji Allah SWT dalam Al-Qur’an bahwa Allah akan melipat-gandakan rejeki yang disedekahkan menjadi 700x lipat:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah 2:261)

3.Berbakti kepada orang tua

Berbakti kepada orang tua, dapat memperluas rezki.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin rezkinya diperluas, dan agar usianya diperpanjang (dipenuhi berkah), hendaknya ia menjaga tali silaturahim.” (Al-Bukhari dan Muslim)

Berbakti kepada kedua orang tua adalah bentuk aplikasi silaturahim yang paling afdhal yang bisa dilakukan seorang muslim, karena keduanya adalah orang terdekat dengan kehidupannya

Doa rejeki tak terduga

Yarzuqhu min haitsu layahtasib,mungkin begitu yang di isyaratkan al quran tentang sebuah rejeki yang datangnya tidak ada berhubungan dengan usaha pokok yang kita jalankan,atau bisa juga menggambarkan tentang datangnya.

Kunci yang utama dalam mendapatkan rejeki yang tidak terduga ini adalah taqwa,secara garis besar bisa kita bahas sedikit tentang taqwa tersebut sehingga sedikit demi sedikit kita bisa mencapai derajat ini.

Beberapa ulama menguraikan bahwa kalimat taqwa sendiri mengandung sifat sifat terpuji yaitu tawadhu atau rendah hati ( bukan rendah diri ),qana’ah ( meliputi ridha dan ikhlas),serta wara’atau menjaga batas batas antara yang halal dan haram dengan tidak mengerjakan yang makruh.

Didalam Al Qur’an nul karim diajarkan olah Allah SWT tiga macam do’a khusus untuk keluarga, banyak do’a di Al Qur’an, semuanya ada 66 ayat, dari 66 ayat ini ada tiga do’a yang khusus untuk keluarga.

Pertama di surat Al-Imran ayat 38, yang kedua di surat Ibrahim ayat 40, yang ketiga di surat Al-Furqan ayat 74, inilah konsep do’a yang di ajarkan Allah SWT, didalam Al Qur’an untuk membentuk dan membina keluarga yang bahagia, sejahtera, aman dunia dan akhirat.

Yang pertama di dalam surat Al-Imran ayat 38 :

” Di sanalah Zakaria berdo’a kepada Tuhannya seraya berkata ” Tuhan, karuniakanlah kepada ku keturunan yang baik dari Engkau, Engkau Maha mendengar segalah do’a “.

Jadi bapak dan ibu harus meminta kepada Allah supaya diberi anak ( keturunan ) yang baik.
Yang kedua di dalam surat Ibrahim ayat 40 :

” Tuhan-ku ! jadikanlah aku orang yang tetap mendirikan sholat, juga diantara keturunanku, Ya Tuhan kami ! Kabulkan do’a ku ” !

Kalau yang pertama tadi meminta keturunan yang baik, yang kedua meminta ahli ibadah supaya yang baik tadi menjadi benar, karena banyak orang baik belum tentu benar, yang kita minta yang baik dan yang benar.
Dalam do’a diatas yang kita minta adalah ahli ibadah ( mendirikan sholat ) sebab pokok ibadah adalah sholat, karena jenis ibadah yang lain kalau dihitung akan banyak sekali, bahkan tidak akan terhitung, dalam hal ini sholat adalah ibadah paling pokok dan menentukan.

Yang ketiga, do’a buat keluarga ada di dalam surat Al-Furqan ayat 74 :

” Dan orang-orang yang berkata : ” Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati ( kami ), dan jadikanlah kami Iman bagi orang-orang yang bertaqwa “.

Berilah kami anak yang Qurrata’ayunin, atau yang selalu menyenangkan hati, nikmatnya bukan main kalau kita punya keluarga atau anak yang Qurrata’ayunin itu. Bapak meminta dengan Allah supaya mempunyai isteri dan anak yang menyenangkan hati, menyejukan perasaan, menentramkan pikiran, pengertian kata Qurrata’ayunin itu sangat luas.

Kumpulan doa rejeki

Dengan semakin beratnya kehidupan terutama bidang ekonomi di mana yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin maka berdoa untuk mendapatkan rejeki yang halal sangat di perlukan.

Doa berfungsi untuk menunjukkan keagungan Allah swt kepada hamba-hambaNya yang lemah. Dengan doa seorang hamba menyadari bahwa hanya Allah yang memberinya nikmat, menerima taubat, yang memperkenankan doa-doanya.

Allah swt. berfirman: …atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati-Nya (QS. An Naml:62).

Tak ada satupun anugerah yang bisa diberikan kecuali oleh Allah swt yang Maha Pemberi, yang membuka pintu harapan bagi hamba-hamba-Nya yang berdosa sehingga sang hamba tidak dihadapkan pada keputusasaan.

Bukankah Allah swt berjanji akan selalu mengabulkan doa hamba-hambaNya? “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS Ghafir: 60)

Janji Allah untuk mengabulkan doa kita merupakan tahrid (motivasi) untuk bersegera berbuat baik, dan tarbiyah (mendidik) agar kita mengakui dan merasakan nikmat Allah sehingga jiwa kita semakin terdorong untuk selalu bersyukur. Sebab rasa syukur itu pula yang mendorongnya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Ada beberapa macam doa pembuka pintu rejeki yang bisa anda amalkan sesuai dengan situasi dan kondisi anda saat ini :

1.Doa Rejeki Yang Diamalkan Setelah Shalat Isya

Sebelum membaca amalan yang akan disampaikan di bawah ini, terlebih dulu lakukan : Setelah shalat isya lakukan shalat sunat ba’diyah 2 rakaat, Shalat tobat 2 rakaat , setelah selesai shalat tobat bacalah :

Istighfar /astaghfirullahal adhim 1000x
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadhdholimin 100x
Terus Shalat hajat 2 rakaat ,

setelah selesai shalat hajat bacalah Sholawat :

asholaatu wassalaamu ‘alaika yaa sayyidi rasullallah, hud bi yadii qolat hillati, adrikni (1000x)
Yaa latif, yaa latif, yaa latif, sampai subuh (usahakan jangan kurang dari 41.000 x)

Catatan : amalan di atas cukup diamalkan sekali saja (tapi tiap malam lebih bagus) bila anda sedang benar-benar mendapat kesulitan yang sudah tidak bisa diselesaikan lagi dengan cara biasa.

2. Doa Rejeki Setelah Shalat Sunat Hajat

•Lakukan Sholat Hajat 2 Rakaat
•Pada Rakaat pertama dan kedua setelah membaca Al-Fatihah, bacalah ayat dibawah ini sebanyak 77X
Rabbana anzil ‘alaynaa maa-idatam-minas-samaa-i takuunu lanaa ‘iidan li-awwalina wa-aakhirinaa wa-aayatan minka warzuqnaa wa-antaa khayrur-raaziqiin

artinya :
“Ya Tuhan Kami, turunkanlah kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunannya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu orang-orang yang bersama kami dan orang-orang yang datang sesudah kami dan menjadi tanda kekuasaan-Mu dan berilah kami rezeki, Engkau adalah pemberi rezeki paling utama” (QS Al-Maidah: 114)
Setelah salam bacalah shalawat dibawah ini 70.000X

Allahuma shalli wasallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadinil-aalifil-ma’luufi ujburnii haajatii
Artinya:

“Ya Allah, limpahkan rahmat dan keagungan serta keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhamad yang penyayang dan disayangi, penuhilah hajatkku”

3. Doa rejeki dengan ASMAUL HUSNA

Berikut ini beberapa amalan Asma-Ul Husna yang berguna untuk membuka pintu rejeki kita.

AL WAHHAABU

Artinya:
Dzat yang maha memberi, yaitu memberikan segalanya terhadap kebutuhan makhlukNya, tanpa diminta sebelumnya Allah sudah menyediakannya.

Barang siapa membaca “YAA WAHHAAB” sebanyak 23 kali berturut-turut sebagai amalan rutin setiap selesai sholat fardlu atau setelah sholat Hajat 2 raka’at sebanyak 800 kali, maka baginya akan dijauhkan dari kesempitan rejeki dan diberikan kemudahan dalam segala urusannya.

AR ROZZAAQU

Artinya:

Dzat yang maha memberi rejeki, yaitu memberi rejeki untuk semua makhlukNya untuk kebutuhan hidupnya. Dan Dia pula yang menentukan banyak dan sedikitnya rejeki yang akan diberikan pada hamba-hambaNya.

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA ROZZAAQ” sebanyak-banyaknya setiap hari seteah sholat fardlu, maka ia akan dijauhkan dari kesempitan rejeki dan usahanya selalu mendapat keuntungan yang berlimpah-limpah.

AL BAASITHU

Artinya:

Dzat yang maha melapangkan rejeki, yaitu memberikan kelapangan rejeki kepada hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, sehingga banyak orang bodoh dapat hidup kaya-raya, sebaliknya orang yang cerdik, pandai hidupnya miskin. Nah, demikian itulah yang dinamakan “sudah menjadi suratan takdirNya”.

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA BAASITH” sebanyak-banyaknya sebagai amalan yang rutin setelah sholat fardlu atau setelah sholat hajat membaca 300 kali, maka akan dijamin usahanya dalam bidang perniagaan mendapat kemajuan yang pesat dan selalu memperoleh keuntungan.

AL JALIILU

Artnya:

Dzat yang maha sempurna, yaitu Dia tidak mempunyai cacat dan kekurangan apapun sebagaimana yang dialami makhukNya. Jadi kesempurnaan Allah itu meliputi segala-galanya.

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA JALIIL” sebanyak 99 kali, sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat tahajjud, maka bila dia seorang pedagang akan cepat maju, bila seorang pegawai akan segera naik pangkat dan bila seorang petani akan panen yang melimpah seta dijauhkan dari kesulitan hidup.

AL QOYYUUMU

Artinya:

Dzat yang maha berdiri sendiri, yaitu tidak berhajat kepada siapapun juga didalam mengatur dan mengurus makhlukNya.
Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA QOYYUUM” sebanyak 80 kali sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat fardlu, maka baginya akan diberi jalan kelancaran rejeki dan juga dicintai serta disegani oleh banyak orang.

AL AKHIIRU

Artinya:

Dzat yang maha akhir, yaitu Dia tidak ada masa berakhirnya sebagaimana yang dialami hamba-hambaNya.
Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA AKHIIRU” sebanyak 200 kali sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat tahajjud, maka akan dimudahkan jalan rejekinya serta bisa menjauhkan dari segala macam kesulitan hidup.

AL QHONIYYU

Artinya:

Dzat yang maha kaya, yaitu Dia yang sangat kaya raya di atas segala-galanya, sehingga kekayaanNya dapat mencukupi kebutuhan hamba-hambaNya.

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA GHONIYYU” sebanyak 400 kali sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat fardlu, maka baginya akan diberi kecukupan didalam kehidupannya dan setiap rejeki yang diperoleh akan membawa keberkahan.

AL MUGHNIY

Artinya:

Dzat yang maha memberi kekayaan, yaitu semua kekayaan yang dimiliki oleh manusia itu adalah merupakan pemberian dari Allah SWT, tetapi kebayakan manusianya sendiri yang tidak menyadari, sehingga ia menjadi pelit ketika dianjurkan untuk membelanjakan hartanya di jalan Allah.

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA MUGHNIY” sebanyak 200 kali sebagai amalan yang rutin setiap hari setelah sholat fardlu, atau dibaca pada tengah malam setelah sholat Hajat, maka jalan rejekinya akan diberi kelancaran dan apa yang menjadi cita-citanya akan mudah terlaksana.

Demikian Doa Rejeki yang bisa saya sampaikan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua..aamiiin

Bagi anda yang mempunyai masalah serius dengan keuangan anda bisa menggunakan amaliah amaliah doa rejeki yang di berikan secara khusus yaitu:

1. Amaliah uang gaib
2. Amaliah uang dalam sajadah
3. Amaliah Doa Fulus
4. Amaliah Membuka Harta Gaib
5. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki
6. Amaliah Membuka Rejeki Dengan Surah Yasin
7. Amalan Penglarisan Khusus

Wasalam

Fathul ahadi