Doa Yang Tertahan

doa yang tertahanDoa mustajab kali ini mencoba mengetengahkan penyebab tertahannya sebuah doa.

Jika ada orang yang mengatakan bahwa Tuhan tidak mendengar doa mahluknya maka ketahuilah bahwa orang tersebut sedang menghina Tuhan dan telah tidak beradab denganNya.

Tuhan maha mendengar dan maha mengabulkan semua doa mahluknya. Dalam Al-qur’an jelas di nyatakan

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku,

Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.- AlBaqarah 186.

Doa Yang Tertahan

Perlu digaris bawahi di sini bahwa Doa Yang Tertahan mempunyai 2 arti yang berbeda:

1.Doa yang Tertunda dan Di gantikan :

karena Allah mengabulkan doa menurut waktu yang di tentukannya bukan waktu yang di tentukan oleh yang meminta,bentuk pemberiannyapun bisa berbeda dengan yang di minta,semua kerena bentuk kasih sayang Allah kepada hambanya.

semua doa memang terkabul dan didengar oleh Tuhan, hanya saja terkadang Tuhan tidak harus mengabulkan doa itu apa adanya. Bagaimanapun Tuhan sering menggantikan sesuatu yang kita harapkan dengan perkara lain yang lebih indah dan manfaat bagi hambanya.

Oleh karena itu banyak manusia akhirnya tersadarkan bahwa selama ini apa yang ia harapkan adalah sesuatu yang tidak begitu manfaat bagi dirinya,

karena Tuhan telah membeberikan rencana lain yang lebih pas untuk kita dan pastinya lebih memberikan banyak maslahat daripada harapan-harapan yang telah kita ikhtiarkan.

Hikmah dari segala kejadian yang telah lewat akan terkuak setelah manusia sadar akan hal ini.

“Aku meminta kepada ALLAH setangkai bunga segar namun diberikan-NYA aku kaktus berduri. Aku meminta kupu-kupu, tapi diberikan-NYA ulat. Aku kecewa dan sedih, tetapi tetap sabar. Namun tidak lama kemudian kaktus itu berbunga indah sekali dan ulat itu menjadi kupu-kupu. Rupanya begitulah cara ALLAH mengasihi dan mendidik hamba-NYA”.

Hendaknya juga orang yang berdo’a tidak terburu-buru, karena sebenarnya orang yang berdo’a pada Allah Kadang di kabulkan seketika

atau adakalanya allah mengabulkannya dalam jangka waktu lama, atau bisa jadi sebenarnya telah di kabulkan Allah dalam bentuk yang lainnya , karena Allah maha tahu akan kebutuhan hambanya tapi yang berdo’a tidak menyadarinya.

Atau do’anya tidak di kabulkan di dunia , tapi diganti kelak dengan pahala di akhirat. Nabi Muhammad SAW bersabda :

“Tidak ada seorang muslim yang berdo’a melainkan akan disimpan untuknya diakhirat dan adakalanya digunakan untuk menghapus dosa-dosanya sesuai dengan kadar do’a yang ia ucapkan selama ia tidak berdo’a untuk perbuatan dosa atau memutuskan tali persaudaraan”.

Do’a yang tertahan adakalanya menjadi sebuah ujian bagi manusia, yang menjadi sebab naik derajatnya di sisi allah SWT jika di lalui dengan sabar serta Tawaqal.

Sebagaimana hadist Rosullullah MuhammadSAW yang di riwayatkan oleh Yazid Ar-raqqasi : “ idjaa ahabballoohu ‘abdan dhoroba wajhahu bilbalaa’I kamaa tudhrobu alghoriyybatu minaalibili ‘an hiyaadhi almaa’I fayakuunu marhuu man fii ahli assamaa’I “

( Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan menurunkan cobaan baginya, sebagaimana unta yang terasing dijauhkan dari air, agar ia di kasihi oleh penghuni langit ).

2.Doa yang Tertahan

Doa jenis ini adalah doa yang berlawanan dengan perilaku orang yang berdoa,mis.dia berdoa di hindarkan dari api neraka tapi jelas jelas di memasukan “neraka” ke perutnya dengan memakan harta yang haram.

Ada beberapa hal yang mungkin menjadi sebab terhalangnya sebuah doa antara lain:

1.Sibuk menuntut hak lupa kewajiban

bagaimana mungkin kita menuntut hak kita kepada Allah padahal kita sendiri belum melaksanakan hak Allah yang sekaligus merupakan kewajiban bagi kita.

kita sebagai hamba terkadang sangat egois, mengharapkan segala yang menjadi harapan kita segera dikabulkan oleh Allah, dan terkadang terkesan sangat memaksa kepada Allah agar Allah segera mengabulkan doa kita padahal kita jarang shalat,

kalaupun kita sering shalat mari kita perhatikan kualitas shalat kita, waktu shalat kita yang terkadang injury time, dan terkadang hanya butuh waktu sekitar 2 sampai 3 menit untuk menyelesaikan shalat kita.

kita harusnya ingat, bahwa ALlah maha melihat atas apa yang ada dalam hati kita dan Allah juga maha melihat sejauh apa keikhlasan kita dalam beramal kepada Allah.

Lalu, jika yang kita persembahkan kepada Allah adalah sisa-sisa waktu kita setelah dikurangi dengan kesibukan dunia, maka apakah salah bagi Allah jika Allah membalas dengan serupa ?

Dan terkadang kita pun sangat susah dalam melaksanakan perintah Allah yang lain, lihatlah seberapa banyak sedeqah yang sudah kita keluarkan, seberapa banyak puasa yang telah kita laksanakan dengan benar, seberapa banyak anak yatim yang telah kita santuni.

2.Lupa dengan sunnah Rasul

Pengakuan cinta kepada Rasul tidak cukup sebatas lisan tapi harus ada realisasi amal.

kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah harusnya kita juga mengikuti apa yang dilakukan oleh Rasul, dan segala apa yang disenangi oleh Rasul maka itu menjadi kesenangan kita juga, begitu juga dengan segala ketidaksenangan Rasul maka itu harus juga menjadi ketidaksenangan kita.

sekarang mari sama-sama kita menelaah kembali terhadap sunnah-sunnah Rasul, sejauh mana kita telah melaksanakannya.

Rasul senantiasa memerintahkan kita agar kita saling bersilaturahiim, berlaku baik terhadap orang yang berbuat jahat kepada kita, menyantuni anak yatim, dsb sangat banyak sekali amalan yang dianjurkan oleh Rasul.

dan yang paling utama adalah kalaulah kita mencintainya, seberapa banyak kita bershalawat kepadanya dalam setiap hari? Padahal, bukankah shalawat kita itu akan menyelamatkan jiwa kita di yaumil akhir kelak, karena Rasul akan menolong ummatnya yang senantiasa mengingatnya.

3.Alqur’an Cuma sekedar bacaan tapi tidak di amalkan

Bagaimana kita mau mengamalkannya kalau membacanya saja sangat jarang, kita lebih senang membaca buku cerita daripada Al-quran,

kita lebih senang menonton daripada membaca Al-quran, kalaupun membaca kita tidak mengetahui kandungan didalamnya karena kita tidak membeli Al-quran yang ada terjemahannya.

Inilah yang harus menjadi tamparan keras pada kita semua, seberapa banyak dalam hari kita, kita luangkan waktu untuk membaca dan memahami Al-quran untuk kemudian melaksanakannya

4.Lebih suka mengikuti ajakan setan

Dengan melaksanakan segala yang dilarang oleh Allah bukankah kita telah melaksanakan perintah syaithan !

Kita paham bahwa syaithan pulalah sebagai tokoh utama yang akan menjerumuskan kita ke neraka, tapi kita suka dalam melaksanakan kemaksiatan.

5.suka membuka aib orang,lupa aib sendiri

Entah sudah berapa banyak aib saudara kita yang kita buka di hadapan orang lain, dan terkadang kita sangat sengaja melakukannya, agar dia malu dan kita sangat senang melihat harga dirinya jatuh.

Naudzubillah. Padahal janji Allah, Allah akan membuka aib seorang hamba di hari kiamat yang senantiasa membuka aib saudaranya.

Tidak cukupkah dengan aib diri kita yang demikian banyak, harusnya kita lebih sibuk untuk memperbaiki aib kita sendiri

6.kurangnya rasa syukur atas apa yang telah di miliki

Kita sangat sering mengeluh kepada Allah tentang pekerjaan kita, gaji kita, mengapa nasib kita lebih jelek dari seseorang… Ya Rabb, ampuni kami.

Harusnya kita mensyukurinya karena memang masih banyak orang lain yang berada dalam strata yang lebih rendah dari kita.

Lihatlah ke sekitar kita maka kita akan menjumpai banyak orang tua yang tidak makan, anak-anak yang kelaparan, dsb

Mudah mudahan hal hal yang menyebabkan doa terhalang bisa kita hindari,sehingga doa doa yang kita panjatkan bisa menjadi doa yang mustajab..wallahu a’lam

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat

Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS