Kaf 40

kaf 40Doamustajab2.com– Pada kesempatan ini mencoba membahas tentang kaf 40 yang di tinjau dari beberapa manfaat dan kegunaaanya.juga dari segi segi lain yang berkaitan dengan beberapa pembahasan tentang kekebalan dan keilmuan antara lain : khasiat kaf 40,sebagai salah satu Amalan ilmu hikmah,ilmu islam,ilmu kebal, Doa kebal ,orang kebal,Doa ilmu kebal ,Jimat kebal ,Ilmu kebatinan,Mantra ilmu kebal ,Doa pelindung diri.dan amalan khusus dari kaf 40.

Beberapa khasiat Dari Kaf 40

Menurut kata orang orang tua dahulu ,kaf 40 merupakan Hizib yang berbahasa Suryani ini adalah ilmu Rijalul Ghaib. Kalimat-kalimatnya mirip seperti sebuah syair kuno yang amat sukar untuk diterjemah dan difahami. Namun begitu, supaya mujarab dan cepat mustajabnya.

Untuk manfaat atau khasiat secara umumnya antara lain :

1.Di baca 3 kali masa melangkah keluar dari rumah, tiupkan kekanan kiri dan muka.. maka Insya Allah selamat dari musuh.

2.Bisa di gunakan untuk mengkaburkan mata musuh baca pada pasir 3 kali, lalu lemparkan pada musuh maka insya Allah musuh dapat melihat keberadaan kita.

3.Memudahkan proses melahirkan, baca 7 kali pada air atau minyak diberi minum pada perempuan yang akan melahirkan tsb.

4.untuk mengobati kesurupan,baca 7 xpada lada yang dibelah lalu letakan di badan atas atau bawah badannya maka akan lari jin penganggunya.

5.Untuk memperbanyak produksi susu ibu,maka bacakan 7x lalu tiupkan pada dada wanita tersebut.

6. kalau anak kita menderita bisul atau sawan maka bisa di coba bacakan 3x lalu tiupkan ke sawan atau bisul tersebut.

7. untuk menglariskan dagangan maka baca 44 x pada saat akan membuka dagangannya.

Dan untuk mendapatkan ilmu yang sifatnya permanen dengan semua manfaatnya maka di syarankan menggunaka pengamalan khusus tersendiri.

Kaf 40 sebagai salah satu amalan ilmu hikmah

Sebagai salah satu ilmu yang bernafaskan ilmu hikmah maka kaf 40 ini juga mempunyai syarat syarat bagi orang yang akan mengamalkannya, Ilmu Hikmah bukan ilmu sembarangan dan tidak mungkin bisa dikuasai oleh orang-orang yang berniat jahat ,diantara syaratnya sebagai berikut :

1.Seorang Muslim

Karena kaf 40 adalah salah satu ilmu spiritual yang berkembang di kalangan umat islam, maka amalan kaf 40 ini hanya bisa di amalkan oleh orang yang beragama Islam. Seseorang disebut beragama Islam adalah orang yang meyakini rukun islam dan rukun iman.

Rukun islam adalah mengucapkan kalimat Syahadat dengan penuh keyakinan, menjalankan salat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, membayar zakat dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.

Sedangkan rukun iman termasuk adalah Iman kepada Allah, Iman kepada malaikat-malaikat Allah, Iman kepada kitab-kitab Allah, Iman kepada rasul-rasul Allah, Iman kepada hari kiamat dan Iman kepada Qada dan Qadar.

2. Sudah Mendapat Ijin Pengamalan Dari Guru

Proses pengijazahan itu penting sebab di situ terletak keberkahan dari ilmu hikmah yang hendak kita amalkan. Banyak sudah contoh nyata dalam kehidupan, dimana orang belajar ilmu hikmah secara mandiri tanpa bimbingan guru, yang didapatkannya adalah kesia-siaan.

Yang tujuannya adalah peresmian bahwa seorang murid mendapat restu dari seorang guru untuk mulai mengamalkan suatu ilmu hikmah.

Proses ijazah ini bisa macam-macam caranya sesuai dengan kebijaksanaan guru masing-masing. Ijazah atau proses penurunan ilmu bisa secara langsung maupun jarak jauh.

Anda bisa saja belajar ilmu hikmah dari berbagai buku yang beredar bebas di toko buku, atau dari artikel-artikel di internet yang tidak jelas siapa pembuatnya.

Namun perlu diingat, bahwa belajar ilmu hikmah tidak sama seperti belajar ilmu pengetahuan yang diajarkan di sekolah. Dalam ilmu hikmah diperlukan keberkahan agar amalan ilmu bermanfaat.

3. Bersedia Mematuhi Dan Menjalankan Pertunjuk Yang Di Berikan Guru

Dalam belajar ilmu hikmah, ada ungkapan “samikna wa atha’na” yang artinya kami mendengarkan dan kemudian kami menaati. Tidak wajar apabila dalam belajar ilmu hikmah ada perdebatan atau adu argumentasi.

Ketika Anda sudah memutuskan untuk belajar ilmu hikmah kepada seorang guru, maka ikutilah ajaran guru itu dengan penuh tawaduk. Dengan catatan, selama ajaran guru itu tidak bertentangan dengan syariat agama.

4. Istiqamah Dan Bersungguh Sungguh Dalam Pengamalannya

Jangan kagum dengan orang yang seolah-olah mengerti banyak ilmu hikmah, namun dalam kesehariannya dia jarang duduk berdzikir untuk mengamalkan amalan ilmu hikmahnya. Namun kagumlah dengan orang yang tidak banyak bicara, namun punya amalan yang istiqomah walaupun hanya sedikit.

Tidak ada ilmu hikmah yang lebih hebat dari ilmu hikmah yang lainnya, bila tidak diamalkan dengan istiqomah. Jangan terlena untuk “mengoleksi” pengetahuan tentang ilmu hikmah, karena ilmu hikmah bukan sekedar pengetahuan.

Ilmu Hikmah adalah pengetahuan yang disertai amal perbuatan yang nyata. Dan amal yang terbaik adalah amal yang istiqomah.

Istiqomah adalah melakukan suatu amalan secara kontinyu dengan disertai keimanan dan kesungguhan terhadap apa yang diamalkannya. Beberapa ulama ahli hikmah berpendapat bahwa “istiqomah lebih baik dari 1000 karomah”. Hal ini karena Istiqomah adalah pohonnya, sedangkan karomah hanyalah salah satu buah daripada istiqomah.

5. Selalu Menjaga Diri Dari Makanan Yang Haram

Disebutkan, setitik makanan yang haram memberikan efek terhadap kejernihan hati. Ibarat setitik tinta yang jatuh diatas kertas putih, semakin banyak unsur makanan haram yang masuk, ibarat kertas putih yang banyak ternoda tinta. Sedikit demi sedikit akan hitamlah semuanya.

Efek dari makanan yang haram ini menyebabkan jiwa sulit untuk diajak menyatu dengan hal-hal yang positif, seperti: dibuat zikir tidak khusuk, berdo’a tidak sungguh-sungguh, sulit istiqomah dan hati tidak tawakal kepada Allah.

Daging yang tumbuh dari makanan yang haram selalu menuntut untuk diberi makanan yang haram pula. Seseorang yang sudah terjebak dalam lingkaran ini sulit untuk melepaskannya, sehingga secara tidak langsung menjadikan hijab atau penghalang seseorang memperoleh getaran/ cahaya ilahiah.

Jadi Seseorang yang ingin memiliki kekuatan batin yang bersumber dari energi ilahiah (ilmu hikmah) harus memperhatikan makanannya. Karena makanan yang haram akan mengotori hati nurani.

Makanan yang haram akan membentuk jiwa yang kasar dan tidak religius. Makanan yang haram disini bukan hanya dilihat dari jenisnya saja, misal babi, miras, bangkai dan sebagainya, tapi juga dari cara untuk mendapatkan makanan tersebut.

6.Selalu menjaga diri dari dosa besar

Hikmah suatu amalan (bacaan) biasanya terkait dengan perilaku manusianya. Dalam haditsnya Turmudzi meriwayatkan, “Seseorang yang mengucapkan Laa ilaha illallah dengan memurnikan niat, pasti dibukakan untuknya pintu-pintu langit, sampai ucapannya itu dibawa ke Arsy selagi dosa-dosa besar dijauhi”.

Hadits ini bisa ditafsirkan bahwa suatu amalan harus diimbangi dengan pengamalan. Adanya keselarasan antara ucapan mulut dengan tindakan menyebabkan orang itu mencapai hakikatnya “Kekuatan-Kesaktian”.

Menghindari dosa-dosa besar adalah salah satu upaya membersihkan rohani. Di mana secara umum kemudian dikenal pantangan Ma-Lima yaitu : Main, Madon, Minum, Maling dan Madat, yang artinya berjudi, zina, mabuk-mabukkan, mencuri dan penyalahgunaan narkotika.

Walau lima hal ini belum mencakup keseluruhan dosa besar tetapi kelimanya diyakini sebagai biang dari segala dosa. Judi umpamanya, seseorang yang sudah terlilit judi andaikan ia seorang pemimpin maka cenderung korup dan hanya kecil kejujuran yang masih tersisa padanya.

Seseorang yang sudah “Kecanduan” satu diantara yang lima perkara ini bukan hanya rendah dipandang Allah, di pandangan manusia biasa pun ikut rendah. Nurani yang kotor menyebabkan do’a-do’a tidak terkabul.

Kesimpulan:
Dengan mengamalkan sebuah atau beberapa amalan ilmu hikmah dengan memenuhi beberapa syarat syarat di atas maka Insya Allah menjadikan manusia “Sakti” Dunia Akhirat.
Getaran batinnya kuat, ibarat voltage pada lampu yang selalu di tambah getarannya sementara kaca yang melingkari lampu itu pun selalu dibersihkan melalui laku-laku yang positif.

Kaf 40 Sebagai Salah Satu Ilmu Pelindung Diri.

Dalam pengamalan ilmu ilmu hikmah ,maka di samping untuk ilmu kebatinan sebagian besar juga ber manfaat langsung dalam kehidupan,sebagai contoh ,amalan kaf 40 yang di lakukan dengan pengamalan dan pengijazahan secara khusus akan mampu memberikan perlindungan diri dan malah bisa mendatangkan kekebalan yang tingkatnya cukup tinggi.

Maraknya aksi kejahatan belakangan ini bikin semua orang jadi cemas. Kemana-mana rasanya gak aman dan deg-degan. Untuk kamu yang sering pergi sendiri dan beraktivitas melintasi area yang sepi dan gelap.

Memang benar, setiap ujian dan musibah adalah rahasia takdir yang telah Allah gariskan semenjak zaman azali, bahkan ujian merupakan wasilah bagi seorang mukmin untuk mengasah serta meningkatkan keimanan.

Tidak ada satu makhlukpun yang mengetahui apa yang akan menimpanya esok hari. Walaupun demikian, bukan berarti kita dilarang untuk berlindung dari musibah dan takdir buruk.

Bahkan syariat Islam yang penuh hikmah ini memerintahkan kepada umatnya agar senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai musibah serta dari takdir yang buruk

Apa faidah berdoa sementara takdir tidak mungkin ditolak?

Pertanyaan ini telah dijawab oleh Imam Nawawi di dalam kitab Al adzkar. Beliau menukilkan perkataan Imam Ghazali yang mengatakan, ‘Ketahuilah, sejatinya menolak musibah dengan doa adalah termasuk takdir Allah.

Doa merupakan sebab untuk menolak musibah dan sekaligus sebab terwujudnya rahmat. Hal ini bagaikan perisai yang merupakan sebab untuk menangkis senjata atau air yang merupakan sebab tumbuhnya tanaman dari dalam bumi.

Sebagaimana perisai dan anak panah yang saling menyerang dan menahan, demikian pula halnya doa dan musibah. Dan dalam mengakui takdir, tidak disyaratkan untuk meninggalkan senjata saat perang. Allah berfirman:
“Hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka.” (QS. An Nisaa:102)
Betul, Allah telah menakdirkan segala sesuatu, namun Allah jualah yang telah menakdirkan sebab-sebabnya.

Ilmu Kebal Sebagai Salah Satu Kelebihan Kaf 40

Apa itu ilmu kebal..??

Ilmu kebal jika digolongkan ada dua jenis yaitu kebal agresif dan kebal defensif.

kebal aresif suatu ilmu kebal yang dapat diuji/tes keberadaan powernya pada diri seseorang,apakah ilmu itu sudah jadi apa belum pada diri seseorang yang mengamalkannya.

Ilmu kebal tidak bisa hanya diyakini saja tapi perlu untuk dibuktikan kekuatannya dengan melakukan pengujian untuk pembuktian agar hati sang pengamal ilmu itu merasakan ada kemantapan dalam hatinya.

Ilmu kebal menurut tingkatannya dikategorikan kedalam beberapa jenis yaitu
– Kebal bacok
– Kebal Iris
– Kebal tusuk

untuk mendapatkan ilmu kebal ada bermacam-macam ragamnya,ada yang harus melakukan tirakat ada yang instan.Namun ilmu yang kebal yang sejati sebaiknya didapatkan dengan melakukan sendiri tirakatnya dengan tuntunan seorang guru yang menguasai dibidangnya.

Dengan melakukan sendiri tirakatnya kita bisa mengetahui jenis rapalan yang di lakukan apa itu bersumber dari aliran hitam atau aliran putih,sangat beda kalau kita mendapatkannya dengan instan disana kita tidak tahu kekuatan yang dimasukan itu dari aliran putih atau hitam.

Amaliah kaf 40

Dalam hal ini saya memberikan alternatif untuk mendapatkan manfaat secara maksimal dan permanen tentang kaf 40 ini,maka saya memberikan pengamalannya dalam bentuk pengijazahan khusus…untuk pejelasan secara lengkapnya bisa di lihat pada Amaliah kaf 40.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua,

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS