Menuju Kebahagiaan Dengan Surah Ar Rahman

ar rahmanDoamustajab2.com– Allah SWT tidak pernah pandang bulu terhadap seluruh makhluk-Nya dalam hal rezeki.

Allah telah menetapkan pada masa sebelum bumi dan alam semesta diciptakan tentang rezeki masing-masing makhluk-Nya. Termasuk manusia, baik dia Muslim maupun kafir.

Dalam Surat Ar Rahman terdapat pembahasan tentang berbagai macam nikmat yang Allah berikan kepada setiap makhluk-Nya, khususnya nikmat yang diberikan-Nya kepada golongan jin dan manusia.

Surat Ar Rahman dikenal dengan nama Arus Al Quran, yang secara harfiyah berarti pengantin Al Quran. Imam Baihaqi meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad bersabda :

“Segala sesuatu memiliki pengantin, dan pengantinnya Al Quran adalah Ar Rahman.” , penamaan itu karena indahnya surah ini dan karena didalamnya terdapat sekian kali pengulangan ayat fabi ayyi aalaa’i Rabbikuma Tukadziban, yang diibaratkan dengan aneka hiasan yang dipakai oleh pengantin.

Surah Ar-Rahman

Surah Ar-Rahman adalah surah ke-55 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah.

Melalui surat ini Allah seolah memberi sinyal kepada kita akan sifat kita yang Pelupa, Kufur nikmat, dan tidak mau berfikir. Ya tiga sifat itu adalah sifat yang selalu dimiliki oleh manusia Semoga Allah SWT, mengampuni dosa-dosa kita

Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia.

Surat ini adalah salah satu surat yang menjadi favorit banyak orang. Selain indah dan nyaman untuk dibaca surat Ar Rahman mengandung arti dan makna yang begitu luar biasa.

Keutamaan Membaca Surah Ar Rahman

Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘FABIAYYI ALAA ‘IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN’, ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).

Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Tema dalam surat ini adalah uraian tentang nikmat Allah yang bermula dari Nikmat terbesar yaitu Al Quran. Thabathaba’i berpendapat bahwa surah ini mengandung isyarat tentang ciptaan Allah dengan sekian banyak bagian-bagiannya di langit dan di Bumi, darat dan laut, manusia dan jin, di mana Allah mengatur semua itu dalam satu pengaturan yang bermanfaat bagi manusia dan jin. Bermanfaat pula untuk hidup mereka di dunia dan akhirat.

Ar Rahman sendiri adalah Nama Allah yang berarti “Maha Pemberi nikmat dunia dan akhirat.”. begitu Rahmannya Allah sampai Allah mengkhususkan Ar Rahman dalam satu surat yang indah. Pengingat untuk manusia akan banyaknya nikmat Allah yang terlupa.

Keutamaan Ar Rahman pun sangat banyak. Antara lain:

1. Ar Rahman dapat membantu kita untuk memperbanyak memuji Allah

Kata “Ar Rahman” sendiri telah membantu kita memuji Allah dengan makna bahwa Allah Maha Pemurah. Apalagi jika membaca Ar Rahman dengan sepenuh hati berserah diri kepada Allah. Betapa banyak keutamaan yang akan kita dapat.

2.Mengingatkan Kepada Diri bahwa Allah SWT Memiliki Sifat Maha Pengasih

Sebagaimana salah satu sifat Allah SWT dalam asmaul husna, bahwa Allah SWT memiliki sifat Ar Rahman atau Maha Pengasih. Allah SWT senantiasa mengurusi dan mencukupi kebutuhan seluruh makhluknya di alam semesta ini tanpa satu pun yang terlewat.

Allah SWT tidak pernah pandang bulu terhadap seluruh makhluk-Nya dalam hal rezeki. Allah telah menetapkan pada masa sebelum bumi dan alam semesta diciptakan tentang rezeki masing-masing makhluk-Nya. Termasuk manusia, baik dia Muslim maupun kafir.

3. Mengingatkan bahwa Allah memiliki sifat Ar Rahman

Isi surat Ar Rahman adalah penjabaran segala nikmat Allah yang sangat banyak. Pun menjelaskan bahwa Allah Ar Rahman. Sehingga mengingatkan kita untuk bersifat kasih sayang pula terhadap Allah dan terhadap sesama makhluk. (baca : sifat-sifat Allah dan asmaul husna)

4. Mengingatkan bahwa ada makhluk lain selain manusia yang beribadah pada Allah

Yaitu Jin yang juga memiliki nabi Muhammad sebagai Rasul. Bahwa ciptaan Allah tidak hanya terbatas pada sesuatu yang tampak. Kerajaan Jin dan alam-alam yang tidak tampak pun Allah lah yang menciptakan.

Jabir berkata: Nabi Muhammad keluar menemui para sahabatnya, lalu beliau membacakan kepada mereka surah Ar Rahman dari awal hingga akhirsurah, dan mereka semua terdiam. Beliau berkata: “aku telah membacakannya kepada Jin pada malam berkumpulnya mereka, dan mereka meresponnya dengan jawaban yang lebih baik dibandingkan kalian semua.

Saat aku sampai pada ayat fabi ayyi aalaa’i Rabbikuma Tukadziban(maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?)mereka berkata kami tidak mendustakan apapun dari kenikmatan yang Engkau berikan, bagi Mu segala Puji.” (H.R. Tirmidzi)

Dalam hadits ini Nabi Muhammad mengajarkan kepada sahabatnya bagaimana caranya memikirkan dan merenungkan Al Quran; ketika mereka mendengar suatu ayat didalamnya mengandung pertanyaan. Al Thibbi berkata diamnya sahabat yang mendengar bacaan Nabi sama dengan jawaban yang baik.

Pernyataan ini ditegaskan kembali oleh Ibnu Al Malik yang berkata diamnya mereka kedudukannya sama dengan pengakuan mereka bahwa dari bangsa jin dan manusia ada yang mendustakan ayat-ayat Allah. Namun, dari bangsa jin menyangkal adanya pendustaan mereka terhadap Allah.

5. Mengingatkan kita untuk tidak mengkufuri nikmat

Telah dijelaskan bahwa ayat Ar Rahman menjabarkan banyak nikmat. Diantaranya ayat ke 3 “telah menciptakan manusia”. jika kita membaca dengan sepenuh hati, kita tidak akan lagi mengkufuri nikmat karena hidup kita adalah berkat Allah. Kita adalah ciptaan Allah yang segala dalam hidup adalah diberi olehNya.

6. Mengingatkan bahwa manusia adalah pelupa

Pengulangan ayat “fabiayyi aalaa’i Robbikuma tukadziban” adalah untuk mengingatkan bahwa manusia adalah pelupa. Ayat tersebut adalah kalimat tanya yang menuntut jawaban manusia yang mengingat ketika membaca ayat itu.

7. Mendapat Syafaat di hari kiamat

Rasulullah bersabda: “jangan tinggalkan membaca surat Ar Rahman, bangunlah malam bersamanya, surat ini tidak menentramkan hati orang-orang munafik, kamu akan menjumpai Tuhan bersamanya(Ar Rahman) pada hari kiamat, wujudnya seperti wujud manusia yang paling indah dan baunya paling harum, pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang berdiri dihadapan Allah yang paling dekat denganNya selainnya.

Pada saat itu Allah berfirman: soapakah orang di dunia yang sering bangun malam dan tekun membacamu? Dia menjawab: Ya Robbi, Fulan bin Fulan, lalu wajah mereka menjdi putih. Dan ia berkata kepada mereka: berilah syafaat bagi orang-orang yang mencintai kalian.

Kemudian ia memberi syafaat sampai yang terakhir dan tidak ada seorang pun yang tertinggal dari orang-orang yang berhak menerima syafaat mereka. Lalau ia berkata kepada mereka: masuklah kalian ke surga, dan tinggallah didalamnya sebagaimana yang kalian inginkan.”

8. Matinya orang yang membaca Ar Rahman seperti Syahid

Dalam Tsawabul A’mal, dijelaskan bahwa Rasulullah pernah bersabda: “barang siapa membaca Ar Rahman, dan ketika membaca kalimat fabiayyi aala’i Robbikuma tukadzibaan kemudian jika dia mengucapkan: tidak ada satupun nikmatMu dari Tuhanku yang aku dustakan, maka jika membacanya di malam hari kemudian mati, maka matinya seperti mati syahid, jika membacanya di siang hari kemudian ia mati, maka matinya seperti mati syahid.” (diriwayatkan oleh Imam Ja’far)

Hadits diatas sangat jelas sekali bahwa Ar Rahman membuat pembacanya mati seolah syahid. Hasits tersebut juga mengingatkan kita untuk membaca Ar Rahman dalam dua waktu, yaitu siang dan malam.

9. Diridhoi oleh Allah atas nikmat apa saja yang diberikan pada kita

Dalam tafsir Ats Tsaqolayn, Rasulullah SAW bersabda: “barang siapa membaca surat Ar Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhoi nikmat yang dikaruniakan kepadanya.” Hadits tersebut semakin menguatkan keutamaan surat Ar Rahman.

10.Mengingatkan kepada Kita atas Seluruh Nikmat-Nya yang Telah dan Akan Diberikan

Dalam Surat Ar Rahman terdapat pembahasan tentang berbagai macam nikmat yang Allah berikan kepada setiap makhluk-Nya, khususnya nikmat yang diberikan-Nya kepada golongan jin dan manusia.

Gambaran kenikmatan yang diberikan-Nya berupa rezeki yang kita nikmati di dunia sekarang ini dan kelak di akhirat bagi siapa saja yang mendapatkan kenikmatan surga.

11.Allah Ridha pada Nikmat yang Diberikan-Nya

Siapapun yang merutinkan dalam membaca Surat Ar Rahman, maka Allah SWT akan menyayanginya atas segala kelemahannya. Juga akan Allah SWT ridhai segala kenikmatan yang Dia berikan.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca Surat Ar Rahman, Allah SWT akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187)

12. Memberi Motivasi untuk Terus Semangat Beribadah Kepada-Nya

Allah telah beritahukan di dalam Surat Ar Rahman tentang berbagai kenikmatan dan kebaikan yang akan didapat bagi siapapun yang memiliki semangat untuk terus beribadah kepada-Nya.

Kelak di akhirat, mereka yang memiliki semangat untuk terus beribadah akan mendapat balasan surga yang kenikmatannya tidak pernah habis. Kekal selama-lamanya.

Demikian yang bisa saya sampaikan semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua..aamiin

Wasalam

Fathul ahadi