Arsip Tag: doa nabi

Khasiat Salawat Munjiat

Bagi anda yang merasa selama ini rejeki yang anda dapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau anda sedang di lilit hutang bahkan anda merasa rejeki yang anda peroleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan anda selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut..untuk hal hal tersebut ada baiknya anda melihat pejelasan amalan amalan yang di ijazahkan secara khusus :

1. Amaliah membuka Harta gaib

2. Amaliah Doa Fulus

3. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki

4. Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Insya Allah salah satu amaliah tersebut ada yang sesuai dengan masalah anda.

khasiat salawat munjiyat1

Doa mustajab kali ini mencoba mengetengahkan khasiat salawat munjiat.

Barangsiapa yang membaca salawat ini setiap hari 500x insya Allah apa yang menjadi maksudnya baik urusan duniawi maupun ukhrawi akan di kabulkan.

Sebagian ulama berkata: “sesungguhnya salawat ini sebagian dari gedung gedung arsy”

Barangsiapa yang membaca salawat ini 1000x pada tengah malam ,maka apa yang diminta baik itu hajat dunia maupun hajat akherat akan di kabulkan Allah lebih cepat daripada kilat.

Khasiat salawat munjiat

Salawat ini di namakan salawat munjiat yang khasiatnya seperti di atas telah di terangkan oleh imam Buni dan Imam Jazuli.

Inilah salawat yang di baca :

ALLAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHALATAN TUNJIINAA BIHAA MIN JAMII’IL AHWAALI WAL AAFATI WA TAQDHII LANAA MIN JAMII’IL HAJAATI WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII’IS SAYYI’AATI WA TARFA’UNAA BIHAA ‘INDAKA A’LAAD DARAJAATI WA TU BALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII’IL KHAIRAATI FIL HAYAATI WA BA’DAL MAMAATI.WA SHALLA ALLAHU ALAA KHAIRI KHALQIHII SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ALAA ALIHII WA SHAHBIHII WA SALLAMA.

Artinya:

Wahai Allah ,limpahkanlah salawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad ,salawat yang dapat menyelamatkan kami dari segala huru hara dan beberapa afat,dapat menghasilkan kami beberapa hajat,dapat membersihkan kami dari beberapa kejelekan,dapat mengangkat kami dihadapan Engkau ke derajat yang lebih tinggi.dapat menyampaikan kami menuju kebajikan yang paling jauh dalam kehidupan dan sesudah mati.Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam atas makhlukNya yang paling baik yaitu junjungan kita Muhammad,semua keluarga dan para sahabat beliau.

Semoga salawat munjiat ini bisa bermanfaat bagi kita semua..amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Doa Pintu Ka’bah

doa pintu ka'bahDoa mustajab kali ini mencoba berbagi sebuah doa yang barangsiapa selalu mengamalkan doa ini ,maka ia tidak akan di matikan Allah sebelum ia berkunjung atau berziarah ke makam Nabi Muhammad dan ke Tanah suci Mekkah untuk berhaji..insya Allah..

Ada sebagian yang menganjurkan agar doa ini dijadikan doa rutin yang di baca setiap selesai shalat 5 waktu.

Doa Pintu Ka’bah

BISMILLAHIRRAHMANIIRRAHIIM

ALLAHUMMA RABBAL HILLII WAL HARAAM WA RABBAL MASY’ARIIL HARAAM WA RABBAL BAITIL HARAAM WA RABBAR RUKNI WAL MAQAAM ABLIG LISAYYIDINAA MUHAMMADIN MINNASSALAAM…3X

semoga doa pendek ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan tidak lupa mari kita semua berdoa untuk kedua orang tua kita dan guru guru kita agar selalu mendapat karunia dan rahmat Allah..wallahu’alam.

 

wasalam

 

Fathul ahadi

 

Khasiat doa rasul

doa rasulDoa mustajab kali membahas tentang sebuah doa yang mempunyai fungsi luas yaitu doa rasul yang di baca di saat antara dua khotbah

Dalil bahwsanya shalat Jum’at memiliki dua khutbah ditunjukkan dari perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri. Beliau berkhutbah dua kali di mimbar dan memisahkan dengan duduk yang singkat. Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu berkhutbah dua kali dan duduk antara keduanya.” (HR. Bukhari no. 928)

Kita sudah mengetahui bahwa khutbah Jum’at terdapat dua kali khutbah dan imam akan duduk di antara dua khutbah tersebut.

Kita sering saksikan pula bahwa ketika imam duduk, sebagian jama’ah mengangkat tangan dan berdo’a.

Namun mungkin sebagian orang yang melakukannya tidak mengetahui dalil akan hal ini. Bagaimana tinjauan Islam, apakah mengangkat tangan seperti itu dalam rangka berdo’a benar dituntunkan?

Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdirrahman Aba Bathin rahimahullah berkata, “Do’a ketika duduk antara dua khutbah, aku tidak tahu sama sekali tentang ajaran tersebut.

Namun jangan mengingkari orang yang melakukan hal itu karena boleh jadi ia sengaja mencari waktu mustajabnya do’a di hari Jum’at.” (Rosail wa Fatawa Asy Syaikh ‘Abdullah Aba Bathin, hal. 163).

Ketika imam naik mimbar, jama’ah hendaknya diam. Oleh karena itu kami mengatakan, tidak mengapa jika seseorang berdo’a di selain waktu mendengar khutbah, namun dengan suara yang lirih dan tidak mengganggu yang lain.

Ketika itu pun tidak perlu mengangkat tangan saat berdo’a. Karena jika dilakukan seperti itu, tidak ada dalil yang mendukungnya. Bahkan perbuatan seperti menyelisihi ajaran Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Karena ada sebagian yang masih berdo’a ketika imam sudah mulai khutbah kedua. Yang tepat adalah para jama’ah hendaknya mendengar dan merenungi khutbah yang disampaikan.

Lalu ia memikirkan dan mengambil pelajaran ketika imam istirahat (di antara dua khutbah). Seringan-ringan perbuatan yang mereka lakukan termasuk bid’ah makruhah.” (Majallatul Manar, 6: 792)

Sebagian ulama ada yang membolehkan berdo’a kala imam duduk di antara dua khutbah Jum’at dan bahkan dibolehkan pula mengangkat tangan sebagaimana dikemukakan oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin rahimahullah.

Beliau membolehkan hal ini karena waktu tersebut termasuk dalam waktu ijabahnya do’a di hari Jum’at.

Syaikh Muhammad Rosyid Ridho rahimahullah berkata, “Adapun mengangkat kedua tangan dan bersuara saat berdo’a ketika imam duduk di antara dua khutbah, aku sendiri tidak mengetahui bahwa hal itu bagian dari ajaran Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Namun tidak mengapa jika ia berdo’a dengan syarat tidak memberikan was-was pada jama’ah yang lain.

Khasiat doa rasul di antara dua khotbah

Doa rasul memang bukan di khususkan hanya di baca saat khatib duduk di antara dua khotbah,tetapi karena mengingat keutamaan doa ini maka dengan di gabungkan dengan waktu doa mustajab maka insya Allah kemustajabannya akan lebih di bandingkan waktu lain..

Doa Rasul yang tertera di bawah ini memiliki banyak khasiat bagi siapa yang suka membacanya. Di antaranya khasiat yang terdapat pada doa Rasul tersebut adalah sebagai berikut:

1. Barangsiapa yang senantiasa membaca doa Rasul,maka baginya akan mendapat keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akherat nanti.

2. Barangsiapa yang membaca doa Rasul minimal sekali,maka pahalanya menyamai dengan pahala mengeluarkan zakat enam puluh dinar,dan menyamai pula dengan pahalanya orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM
ALLAAHUMMA ANTAL AWWALU FA LAISA QABLAKA SYAI-UN WA ANTAL AKHIRU FA LAISA BA’DAKA SYAI-UN WA ANTA AALIMUL GHAIBI WA ANTA ALAA KULLI SYA-IN QADIIRUN.WA ANTA ALLAAMUL GHUYUUBI.WA ANTA ALAA KULLI SYAI-IN ALIIMUN.BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMMIIN.

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat

Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Doa Perang Badar

doa perang badarDoa mustajab kali ini membahas tentang sebuah doa perang badar.
Dalam sejarah perkembangan agama islam ada sebuah peperangan besar yeng menentukan hidup matinya agama islam,perang tersebut di kenal dengan nama Perang Badar.

Di mana saat itu doa doa dari pejuang badar di ijabah langsung oleh Allah.begitu besarnya kekuatan doa mereka sehingga tentara dari langitpun turun membantu mereka..

keutamaan pahlawan perang badarpun juga di abadikan dengan sebuah salawat yang bernama salawat badar sebagai tanda penghormatan islam terhadap pengorbanan mereka.

Doa doa yang di panjatkan oleh para pejuang badar adalah doa doa yang mustajab bukan hanya untuk mereka saat itu tetapi juga tetap mustajab bagi kita setelah lebin dari 14 abad,di sinilah bentuk penghargaan tersendiri dari Allah kepada mereka.

Doa Perang Badar

Dari berbagai macam doa yang di panjatkan saat akan perang badar salah satunya adalah doa yang akan saya ijazahkan kepada anda.
Inti dari doa mustajab ini adalah surah alfatihah

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa keutamaan surah alfatihah sangatlah banyak,yang mana tujuan serta tatacaranya juga tersendiri (masing masing tujuan punya tatacaranya sendiri).

Salah satu contoh surah alfatihah untuk menyembuhkan sakit mag

Bismillahirrahmanirrahiim
Alhamdulillahi rabbil alamiin
Arrahmanirrahiim
Maliki yaumiddin
Iyya kana’ budu’waiyya kanasta’in
Ihdinashirathal mustaqiim
Sirathalladzii na’an am ta’alahiim ghairiil mag(hembus nafas ke perut dan sambung ayat sampai habis dalam hati)…..(bagi anda yang ingin menggunakannya maka ini saya ijazahkan secara umum/langsung)

Demikian juga dengan doa perang badar ini,pembacaan surah alfatihahnya di barengi dengan ilmu hakikat yang meletakakan suatu bacaan atau doa pada tempat atau niat tertentu..

Pada tingkat kekuatan keyakinan tertentu maka doa ini mampu berfungsi sebagai ilmu kebal.karena itu saya hanya akan memberikan doa perang badar ini melalui pengijazahan khusus.

bagi anda yang ingin mendapatkan ijazah doa ini silahkan ke bagian Form Pemesanan ijazah di pojok atas sebelah kanan atau email ke fathul.ahadi@yahoo.com

sekian dulu dari saya semoga semua ini bisa bermanfaat bagi kita semua…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Doa Nabi Yunus dan Keutamaanya

doa nabi yunusDoa mustajab kali ini membahas tentang Doa Nabi Yunus dan Keutamaanya.

Nabi Yunus as adalah salah seorang dari nabi-nabi Ilahi. Beliau as menyeru umat kepada tauhid dan pengesaan Tuhan dalam jangka waktu yang lama. Akan tetapi seruan dan tabligh lama ini tidak memberikan hidayat kepada umat dan mereka berkeras kepala kepada kekafiran.

Pada saat inilah nabi Yunus as merasa marah terhadap kebodohan dan kekafiran mereka, sebelum meminta izin kepada Allah swt beliau as telah keluar dari kota tersebut dan menuju ke gurun. Beliau as terus pergi hingga sampai ke laut.

Dengan kekuasaan Ilahi seekor ikan besar membuka mulutnya dan menelan nabi Yunus. Nabi Yunus as terpenjara di perut ikan tanpa dikunyah olehnya dan beliau as menyadari ini adalah balasan perbuatan kepada beliau as yang melepaskan tugas tanpa seizin Allah swt.

Nabi Yunus alayhissalam diutus oleh Allah swt. kepada masyarakat Naynawa, yang terkenal dengan kekafirannya. Nampaknya, Nabi Yunus kurang sabar dengan perlakuan kaumnya. Dalam keadaan kesal, ia pergi meninggalkan kaumnya menuju tepi laut. Kemudian ia menumpang kapal yang akan berlayar.

Di tengah lautan, kapal diterpa badai dan angin kencang. Untuk menghindari kapal karam, muatan kapal harus dikurangi. Semua penumpang kapal sepakat untuk melakukan undian.

Siapa yang namanya keluar, maka dialah yang harus dilemparkan ke lautan. Ternyata, yang keluar adalah nama Nabi Yunus.

Akhirnya, Nabi Yunus menceburkan dirinya ke lautan, dan ia ditelan ikan besar. Al-Quran menyebut ikan itu dengan Hut atau Nun. Namun, Allah swt. mewahyukan ikan itu untuk tidak memakan tubuh Nabi Yunus.

Doa Yunus menembus Arsy, sampai-sampai para malaikat berkata, ‘Ya Rabb, sepertinya ini adalah suara orang lemah yang sudah dikenali, yang datang dari negeri yang jauh dan asing’.

Allah bertanya, ‘Tahukan kalian, suara siapakah itu?’ Malaikat menjawab, ‘Suara siapakah itu?’ Allah berkata, ‘Itu adalah suara Yunus, hamba-Ku’.

Malaikat berkata, ‘Yunus yang amalnya senantiasa naik ke langit dan doanya dikabulkan? Ya Rabb, tidakkah Engkau menaruh belas-kasih padanya lantaran dia senantiasa memuji-Mu di saat senang, dengan begitu Engkau selamatkan ia di saat terjepit seperti ini?’ Allah menjawab, ‘Ya, tentu saja’.

Maka, Allah memerintahkan kepada ikan hut untuk melemparkan Yunus ke daerah tandus.

Yunus terdampar di sebuah pulau yang tandus, dalam keadaan lemah. Lalu, Allah mengembalikan kekuatannya dengan menumbuhkan pohon labu di dekatnya. Bukan hanya itu, Allah mengembalikan seribu umatnya dalam keadaan beriman, dan Allah berikan kemakmuran hidup kepada mereka. (Q.s. as-Shaffat/37: 145-148)

Doa Nabi Yunus dan Keutamaanya

Doa Nabi Yunus adalah salah satu doa mustajab. Kita dianjurkan untuk sering membacanya, lebih-lebih di saat kita mengalami kesulitan

1- Nabi Islam Muhammad saw bersabda: “Setiap orang Muslim sakit yang membaca doa ini, bila dalam sakitnya (tidak memperoleh kesembuhan dan) meninggal dunia maka akan diberikan pahala orang yang syahid, dan bila mendapatkan kesembuhan dan membaik maka seluruh dosanya diampuni.”

2- Rasulullah saw bersabda: Apakah kalian ingin aku beritahukan tentang sebuah doa yang setiap kali kalian baca dalam setiap kondisi sedih dan bencana maka kelapangan akan diperoleh? Para sahabat menjawab: Ya, Wahai Rasulallah. Beliau saw bersabda: “(Yaitu) doa nabi Yunus as yang menjadi santapan ikan”.

3- Imam Shadiq as berkata: “Aku heran terhadap orang yang tertimpa kesedihan, bagaimana tidak membaca doa ini.

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Doa Nabi Sulaiman

doa nabi sulaimanDoa nabi sulaiman as untuk kerajaan tiada banding
Nabi sulaiman serta nabi daud terhitung nabi-nabi ilahi yang allah swt sebutkan dengan baik didalam al-qur’an. dikarenakan nabi sulaiman as mempunyai ketertarikan luar biasa pada kuda, tentara beliau mengatur pertandingan balapan kuda untuk menyiapkan diri berperang menghadapi musuh serta nabi sulaiman as melihat pertunjukan tersebut. pertandingan jalan lama sesaat waktu utama shalat sudah berlalu. allah swt yang akan menguji nabi sulaiman as memaparkan sesuatu jenazah dihadapan beliau as. nabi sulaiman as menghadapkan muka ke hadirat ilahi serta mengangkat tangan berdoa serta berkata:

“ya tuhanku, ampunilah saya serta anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua lalu sesudahku, sebenarnya engkaulah yang maha pemberi. ”

Doa Nabi Sulaiman

Allah swt lalu mewujudkan doa nabi sulaiman  serta menganugerahkan sesuatu kerajaan tiada banding pada beliau as. sesudah beberapa ribu th. berlalu cerita kerajaan nabi sulaiman tetap terus dibicarakan serta kebesaran serta keagungannya senantiasa diingat.Doa nabi sulaiman while untuk taufik mensyukuri nikmat-nikmat ilahi

Pada doa pada mulanya sudah kita katakan bahwa allah swt berikan sesuatu kerajaan tiada banding pada nabi sulaiman while. walau mayoritas manusia saat meraih kekuasaan serta kekayaan melalaikan allah swt sang pemberi nikmat, walau demikian setiapkali nabi sulaiman while lihat kenikmatan-kenikmatan stuff serta non secular yang dianugerahkan oleh allah swt pada beliau while serta pada mulanya pada ayahanda beliau, nabi daud while, beliau berkata: “ini terhitung karunia tuhanku untuk coba saya apakah saya bersyukur atau mengingkari ( dapat nikmat-nya ). ”2
Satu hari nabi sulaiman while berbarengan bala tentara melalui satu lokasi serta beliau while mendengar bahwa pemimpin beberapa semut berkata pada semut-semut: hai semut-semut, masuklah ke didalam sarang-sarangmu, supaya anda tidak diinjak oleh sulaiman serta tentaranya, namun mereka tidak mengerti. nabi sulaiman while yang mengerti bhs seluruh makhluk hidup saat mendengar ucapan ini tersenyum dengan tertawa serta mengangkat tangan berdoa seraya mengucapkan demikianlah:

“ya tuhanku, berilah saya ilham untuk terus mensyukuri nikmat-mu yang sudah engkau anugerahkan kepadaku serta pada dua orang ibu bapakku serta untuk kerjakan amal saleh yang engkau ridai; serta masukkanlah saya dengan rahmat-mu ke didalam golongan hamba-hamba-mu yang saleh.
”3 Nabi daud serta sulaiman ber-“hamd” pada allah swtBer-“hamd” ( memuji ) serta bersyukur pada yang menolong serta membantu yaitu sesuatu perbuatan yang terpuji serta mesti. serta siapakah yang layaknya allah swt berikan anugerah, pemaafan serta kebaikan ! apapun kesenangan, kekuatan serta kesempurnaan yang kita punyai yaitu dari dia. allah swt menganugerahkan beragam kesenangan pada dua nabi-nya, daud serta sualaiman as serta berikan beberapa kesenangan pada keduanya yang tidak diberikan pada yang lain. allah swt berikan pengetahuan perihal hukum serta pengadilan serta bikin tembaga jadi lembut di tangan beliau as serta menganugerahkan pada nabi sulaiman as pengetahuan perihal bhs burung serta binatang-binatang, penguasaan jin, pengendaraan udara serta kerajaan tiada banding. tetapi ke-2 pemimpin kaum muwahhid memuji serta bersyukur pada allah swt serta mengucapkan :
“segala puji untuk allah yang melebihkan kami dari umumnya hamba-hamba-nya yang beriman. ”

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Doa Nabi Ibrahim

doa nabi ibrahimDoa Nabi Ibrahim selalu di kabulkan Allah. Salah satu bukti doa Nabi Ibrahim dikabulkan Allah dapat kita lihat sampai dengan hari ini tatkala kita berkunjung ke kota Mekah. Kota ini adalah sebuah kota yang tercatat dalam sejarah sebagai awal peradaban manusia. Di sanalah dahulunya Nabi Adam AS dan Siti Hawa membangun keluarga sakinah, sekaligus membangun peradaban.

Mekah adalah sebuah kota yang aman, damai dan rakyatnya sejahtera dengan rezeki yang melimpah. Benarlah firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 125 yang artinya, “Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berdoa, “Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian”. Dan (Allah) berfirman, “Dan kepada orang yang kafir pun akan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Beberapa Keutamaan Nabi Ibrahim

1) Nabi Ibrahim as termasuk salah seorang nabi-nabi besar Ilahi. Beliau as adalah salah seorang pemuka penyeru tauhid sepanjang sejarah dan merupakan bapak dari banyak para nabi.
Beliau as diutus ketika umat berada dalam penyembahan berhala, menghambakan diri kepada berbagai patung dan menghormatinya. Beliau as berdialog dengan umat dan menjelaskan ketidakbergunaan dan kehampaan berhala-berhala tersebut kepada mereka. Di hadapan ucapan-ucapan penuh hikmah dan argumentasi nabi Ibrahim as mereka mengatakan: “Sebenarnya Kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian.”

Nabi Ibrahim as berkata: “Karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan semesta alam, (yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku, dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku, dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat.”
Kemudian nabi Ibrahim as menengadahkan tangannya dan berdoa:
“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang memusakai surga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan.”

2) Panutan dan teladan berperan vital dalam membangun atau menghancurkan kepribadian manusia. Al-Qur’an yang adalah kitab pembangun dan pendidik manusia menaruh atensi besarnya terhadap kepentingan ini. Mengingat manusia-manusia agung seperti para nabi dan pribadi-pribadi positif lain, dan juga mengingat individu-individu sesat dan berakhiran buruk dengan tujuan mengambil pelajaran dan teladan diserukan di dalam al-Qur’an Karim.

Kata uswah atau panutan digunakan sebanyak tiga kali di dalam al-Qur’an Majid: Satu kali digunakan berkenaan dengan Nabi Islam Muhammad saw,sekali dalam kasus nabi Ibrahim as dan kaum Mukminin yang bersama beliau,[6] dan kali ketiga berhubungan dengan para pengikut nabi Ibrahim as.

Allah swt di dalam al-Qur’an Karim berfirman: “Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatu pun dari kamu (siksaan (Allah).”

Doa nabi Ibrahim as dan para pengikut beliau adalah sebagai berikut:

“Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertobat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Imam Ja’far Shadiq as dalam penafsiran ayat berkata: “Pada masa dahulu kaum beriman adalah orang-orang yang fakir (dan berada di bawah tekanan, gangguan dan siksaan kaum kafir) sementara kaum kafir adalah orang-orang yang kaya raya, sehingga nabi Ibrahim as dating dan berdoa seperti ini: Ketika itulah Allah swt menjadikan kekayaan dan kefakiran di kalangan kaum Mukminin dan kaum kafirin.”

3) Dialog dan percakapan nabi Ibrahim as dengan para penyembah berhala tidak membawa hasil, karena apapun yang dikatakan oleh nabi Ibrahim as kepada mereka justeru menambah kesesatan dan kekerasan kepala dalam diri mereka.

Nabi Ibrahim as berkata kepada diri sendiri: Mungkin dengan menjalankan sebuah “adegan” dapat menyadarkan mereka. Pada suatu hari raya di mana seluruh penduduk pergi ke luar kota dan menikmati masa liburan dan bersenang-senang, nabi Ibrahim as masuk ke dalam rumah berhala, beliau mengambil kapak, menghancurkan seluruh berhala dan hanya membiarkan berhala paling besar tersisa. Beliau as meletakkan kapak di atas pundak berhala besar tersebut dan keluar dari tempat penyembahan berhala itu. Penduduk kota yang kembali dari bersenang-senang mendatangi berhal-berhala mereka dan menemukannya dalam kondisi hancur. Dengan melacak dan meneliti akhirnya mereka mengetahui bahwa pekerjaan tersebut adalah pekerjaan nabi Ibrahim as.

Mereka menginterogasi nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim as dalam menjawab mereka mengatakan: “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara.”

Nabi Ibrahim mengatakan demikian dengan tujuan bahwa mungkin mereka menyadari dan melihat bahwa patung tidak dapat berkata, tidak memiliki pemahaman dan perasaan, tidak mampu menjauhkan bahaya dari diri sendiri dan membahayakan yang lain, bagaimana dapat menjadi tuhan alam semesta?

Akan tetapi pentas ini pun tidak membuka benak mereka yang tertutup dan mereka tetap memilih mengikuti secara membabi buta nenek moyang mereka yang bodoh dari pada berpikir dan merenung.
Dari situ, mereka menyalakan api besar dan melemparkan nabi Ibrahim ke dalamnya. Namun kehendak Allah swt berkata lain sehingga nabi Ibrahim as selamat darinya; karena dari tugas beliau as untuk memberikan hidayat dan bimbingan kepada umat serta membangun Ka’bah belum terlaksana ketika itu.

Ketika nabi Ibrahim as melihat tabligh dan dakwah beliau tidak membawa hasil di wilayah tersebut, pergi dari tengah-tengah mereka dan berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku”.Maka ketika itu beliau as menuju tanah Palestina.

Nabi Ibrahim as setelah bertahun-tahun menikah dan hingga mencapai usia lanjut masih belum dikarunia seorang anak, mengangkat tangan berdoa dan mengatakan:
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.”

Allah swt pun memberikan berita gembira kepada beliau as bahwa doanya terkabulkan dan seorang putera yang sabar akan dianugerahkan kepada beliau as dan nabi Ismail as akan terlahir dengan segera.

4) Setelah nabi Ibrahim as hijrah ke tanah Palestina, Allah swt menganugerahkan nabi Ismail as kepada beliau as dan Hajar, namun karena desakan Sarah beliau as terpaksa membawa nabi Ismail dan ibunya, Hajar ke tempat lain. Nabi Ibrahim, Hajar dan Ismail pergi sehingga sampai di Mekah dan dengan petunjuk Jibril berhenti di sana. Nabi Ibrahim as membangun sebuah tenda dan memberikan naungan kepada keluarga di dalamnya sementara beliau as sendiri kembali ke tanah Palestina.

Kehendak Ilahi menginginkan supaya Ibrahim as juga memiliki putera dari Sarah.

Maka Sarah mengandung nabi Ishaq. Nabi Ismail dan ibunya berada di Mekah sementara nabi Ishaq dan ibunya di tanah Palestina dan nabi Ibrahim as pun pulang pergi di antara keduanya. Tanah Palestina sebuah tempat berhawa dan udara baik serta bertanah subur. Namun di Mekah tidak terdapat air, tumbuhan, pepohonan dan pula tanah yang datar.

Nabi Ibrahim as yang dengan perintah Ilahi meninggalkan keluarga di tempat pegunungan, kering tanpa air dan tumbuhan, merasa iba dan kondisi beliau berubah kemudian menengadahkan tangan berdoa dan berkata:

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. Ya Tuhan-ku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barang siapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barang siapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit. Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).”

5) Pemilihan Mekah sebagai tempat tinggal nabi Ismail dan Hajar dengan perintah Allah swt dan nabi Ibrahim rela dengan tempat tinggal tersebut. Namun Mekah bukanlah tempat subur dan buah dan biji-bijian tidak dapat diproduksi dari sana. Inilah rahasia kenapa nabi Ibrahim as berdoa pula dan mengatakan:

“Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian.”
Allah swt pun memberikan jawaban positif kepada nabi Ibrahim as dan berfirman: “Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

Imam Baqir as berkata: “Karena efek doa inilah buah-buahan dibawa ke Mekah dari tempat-tempat lain.”

6) Nabi Ismail as tumbuh dan besar di Mekah, dan nabi Ibrahim as selalu pulang pergi antara Mekah dan Palestina. Baitullah Ka’bah menjadi rumah ibadah pertama di muka bumi dan sejak dahulu kala adalah tempat penyembahan Allah swt, doa dan munajat kepada-Nya. Namun telah lama rusak dan dilalaikan. Nabi Ibrahim as ditugaskan memperbaharui pembangunan Ka’bah dan merehapnya kembali dengan perintah Ilahi. Beliau as dengan bantuan nabi Ismail as menjalankan tugas tersebut. Pondasi-pondasi dan dinding-dindingnya meninggi dan telah siap menjadi rumah Allah (baitullah) bagi orang-orang yang bertawaf dan beribadah kepada Allah swt.
Nabi Ibrahim dan Ismail mengangkat tangan berdoa:

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Doa Nabi Ibrahim

Doa-doa yang dapat dibaca untuk mendapat anak yang saleh terdapat dalam Al-Quran, di antaranya sebagai berikut:

Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yunin, waj’alna lil muttaqiina imaama.

Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74)

Doa Nabi Ibrahim a.s. ketika belum punya anak:

Rabbi hablii min ash-shalihiin.

Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (As-Shaffat: 100)

Istrinya, Sarah, adalah seorang yang mandul dan usianya sudah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerai Ismail a.s. (dari istrinya Hajar) dan Ishak a.s. (dari istrinya Sarah).
Ibadah apa untuk melengkapi doa tersebut? Perbanyak ibadah sunat, khususnya shalat malam menjelang subuh. Semoga Allah menganugerahi Anda anak-anak yang saleh. Amin. Wallahu Ta’ala a’lam.

Berikut ini akan dipaparkan sedikit dari do’a nabi Ibrahim yang telah diberitakan Allah dalam kalamNya yang mulia. Allah berfirman :

DOA PERTAMA, “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS : Al-Baqarah : 127)”

Ayat ini berkaitan dengan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk membangun Baitullah (Ka’bah) bersama dengan Nabi Isma’il. Hal ini merupakan keutamaan mereka berdua karena telah membina Baitullah. Kemudian, ketika mereka berdua mengangkat dasar-dasar Baitullah tersebut, mereka berdo’a “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Lihatlah bagaimana tawadhu’, rasa takut dan harap bersatu dengan seimbang dalam pribadi Nabi Ibrahim. Membangun Baitullah (rumah Allah) adalah suatu ibadah yang sangat agung, yang tidak akan Allah perintahkan melainkan pada hambaNya yang terpilih. Namun demikian, Nabi Ibrahim tetap berdoa agar Allah menerima ibadahnya karena yang penting dari suatu amal adalah diterimanya amal itu sendiri.

Setinggi apapun derajat seseorang, niscaya ia selalu membutuhkan Tuhannya agar Dia menerima amal ibadahnya. Lihatlah Nabi Ibrahim, seorang Khalilurrahman masih berdoa pada Allah agar amalnya diterima. Doa ini dapat melenyapkan sikap ujub dan takabbur dalam jiwa, sebab tidaklah suatu amal dilakukan dan suatu kejadian menimpa diri kita melainkan atas kehendak Allah.

Tidak boleh kita mengatakan “Aku yang berusaha, aku yang melakukan, aku yang menjadikanku berhasil”. Janganlah membuat diri kita seperti Qarun yang dengan sombong berkata “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.” (QS : Al-Qashash : 79).

Sebagian orang, ketika ditanyai bagaimana ia bisa meraih kesuksesannya, atau bagaimana bisa memperoleh semua kekayaannya, ia akan berkata “Ini semua adalah hasil jerih payah yang telah kulakukan.” Namun, ketika musibah menimpa dirinya, ketika sakit mendera, ketika kegagalan datang, lalu ditanya bagaimana ia bisa menjadi seperti ini, ia lalu berkata “Yah, sudah takdir Allah, kalau Allah berkehendak mau bagaimana lagi?”.

Mengapa ketika suatu musibah menimpa, kita lalu mengaitkannya pada takdir Allah, namun ketika kesenangan dan kesuksesan datang, kita seakan lupa padaNya dan hanya mengaitkan keberhasilan pada diri kita sendiri?

Inilah nabi Ibrahim, dengan segala keteladanannya yang diliputi sikap tawadhu’, khauf (takut) dan raja’ (harap) pada Rabbul ‘Alamin. Sesungguhnya inilah contoh nyata sikap yang sesuai dengan firman Allah : “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka” (QS : Al-Mu’minun:60)

‘Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah tentang tafsir ayat ini. Beliau bertanya, “Apakah mereka orang-orang yang meminum khamar dan pencuri?” Nabi menjawab, “Tidak, wahai ‘Aisyah. Bahkan mereka adalah orang-orang yang berpuasa, shalat, dan bersedekah namun mereka takut amal kebaikannya tidak diterima. Mereka itu termasuk orang-orang yang bersegera melakukan kebaikan.”

Rasulullah Muhammad Shallallhu ‘alaihi wa sallam juga telah mencontohkan hal ini dalam salah satu sunnahnya ketika dzikir selesai shalat fardhu. Istighfar sebanyak tiga kali sebagai salah satu dzikir dimana kita memohon ampunan pada Allah atas ketidaksempurnaan ibadah yang telah dilakukan. Sungguh pada diri mereka telah terdapat suri tauladan yang baik.

DOA KEDUA, Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS : Ibrahim : 35)

Lihatlah doa yang agung ini. Seorang Nabi Ibrahim yang telah Allah jamin sebagai orang yang tidak mempersekutukan Allah masih meminta perlindungan dari perbuatan syirik. Inilah sikap yang benar dari orang yang mengenal dengan baik Tuhannya. Dalam doa ini Nabi Ibrahim meminta perlindungan dari syirik yang benar-benar terlihat zhahirnya, yaitu dari menyembah berhala. Padahal, pada ayat selanjutnya Nabi Ibrahim mengetahui bahwa berhala itu telah menyesatkan manusia. “Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia,…” (QS : Ibrahim : 36).

Jika saja seorang Nabi Ibrahim begitu takutnya pada kesyirikan, lalu bagaimana dengan kita, hamba lemah, faqir, dan tentu bukan siapa-siapa jika dibandingkan dengan Khalilurrahman. Oleh karena itu Ibrahim at Taimi mengatakan, “Siapakah yang merasa aman dari tertimpa musibah kesyirikan setelah Ibrahim ‘alaihis salaam?!”(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim). Tidak ada yang merasa aman terjerumus dalam kesyirikan kecuali orang yang bodoh dalam memahami tauhid dan tidak mengerti larangan dari berbuat syirik. Karena itu sungguh salah besarlah orang yang menganggap sepele dakwah kepada tauhid. Mereka lebih mementingkan dakwah untuk perbaikan akhlak, penyucian jiwa (tazkiyatun nufus), atau dakwah politik daripada dakwah pada tauhid. Padahal akhlak paling besar adalah akhlak seorang hamba kepada Rabbnya dengan tidak menyekutukannya. Padahal tazkiyatun nufus paling utama adalah menyucikan jiwa dari noda noda kesyirikan. Padahal dakwah paling besar dan paling agung adalah dakwah pada tauhid. Allah berfirman :
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut”. [An-Nahl : 36].
Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Doa Nabi Adam as Dan Hawa

doa-nabi-adam-asDoa mustajab kali ini mengetengahkan sebuah cerita tentang doa nabi Adam as dan Hawa,di mana cerita dalam alqur’an penuh dengan teladan dan pelajaran

Nabi Adam dan Hawa as memiliki kisah penuh rahasia dan tanda tanya. Allah swt menempatkan mereka berdua di surga dan memerintahkan kepada mereka agar tidak memakan buah atau biji tertentu. Namun setan telah menggoda mereka dan mereka memakannya dan tertimpa bencana.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: “Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”

Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
“Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya.”

Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna

Iblis Membangkang.

Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat yang lain,yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya.Iblis merasa dirinya lebih mulia,lebih utama dan lebih agung dari Adam,karena ia diciptakan dari unsur api,sedang Adam dari tanah dan lumpur.Kebanggaannya dengan asal usulnya menjadikan ia sombong dan merasa rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain,walaupun diperintah oleh Allah.

Tuhan bertanya kepada Iblis:”Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?”
Iblis menjawab:”Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia.Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur.”
Karena kesombongan,kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang diperintahkan,maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga dan mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat pd.dirinya hingga hari kiamat.Di samping itu ia dinyatakan sebagai penghuni neraka.

Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari kebangkitan kembali di hari kiamat.Allah meluluskan permohonannya dan ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan,tidak berterima kasih dan bersyukur atas pemberian jaminan itu,bahkan sebaliknya ia mengancam akan menyesatkan Adam,sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat,dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut untuk memujuk mereka meninggalkan jalan yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang sesat,mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang,menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak bersyukur dan beramal soleh.

Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:
“Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka.Engkau tidak akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh hatinya dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan memfitnah.”

Adam Menghuni Syurga.

Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya,menghilangkan rasa kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut cerita para ulamat Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri diwaktu ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga,ia melihat Hawa sudah berada di sampingnya.ia ditanya oleh malaikat:”Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?”

Berkatalah Adam:”Seorang perempuan.”Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan oleh Allah kepadanya.”Siapa namanya?”tanya malaikat lagi.”Hawa”,jawab Adam.”Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?”,tanya malaikat lagi.

Adam menjawab:”Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah.”
Allah berpesan kepada Adam:”Tinggallah engkau bersama isterimu di syurga,rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya,rasailah dan makanlah buah-buahan yang lazat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya.Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akan menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim.Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,ia akan berusaha membujuk kamu dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang kamu sedang nikmat ini.”

Doa Nabi Adam dan Hawa

Allah swt berfirman kepada mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” Dalam kondisi ini, Nabi Adam dan Hawa bertaubat dan mengangkat tangan sambil berdoa:

Rabbanaa zholamnaa anfusanaa waillam tagfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khoosiriin
Artinya:
“Ya Tuhan kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

Penjelasan Doa Nabi Adam dan Hawa

Doa Nabi Adam dan Hawa diabadikan dalam Al Quran surah Al A’raf ayat 23.
Doa Nabi Adam dan Hawa dalam Surah Al A’raf Ayat 23
Bacaan doa ini merupakan ungkapan rasa bersalah Nabi Adam, melanggar larangan Allah. Sehingga akibat dari pelanggaran ini, Nabi Adam mendapat hukuman yaitu,dipisahkan dari istrinya Siti Hawa, selama kurang lebih dari 300 tahun lamanya.

Selama itu pula Nabi Adam selalu mengadakan pengakuan dosa atas kesalahan yang diperbuatnya. Dan itu terjadi atas ketidakmampuan Nabi Adam menghadapi bujuk rayu iblis yang senantiasa mengajak ke jalan kesesatan/kezhaliman, sebagaimana hal ini dikisahkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 36 dan Surah Al-Araf ayat 22.

Begitu Allah menerima pengakuan dosa Nabi Adam dan Nabi Adam diingatkan untuk mengikuti semua petunjuk-Nya,maka akhirnya Allah mempertemukan kembali dengan Siti Hawa di Jabal Rahmah, padang arafah. Pertemuan beliau sebagai implementasi ampunan dari Allah dan merupakan suatu kebahagiaan atau surga.

Doa nabi Adam as. – Al Quran menceritakan kisah Adam dalam beberapa surah di antaranya surah Al-Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al-A’raaf ayat 11 sehingga 25.

Saya tidak bisa menceritakan secara detail tentang kisah nabi adam as. disini. Dan mungkin banyak dari pembaca sudah mengetahui kisah adam. Do’a di sini adalah yang di panjatkan nabi Adam as. dan Hawwa, ketika diturunkan ke bumi lantaran tergoda memakan buah yang di larang Allah (Buah khuldi).

secara singkat, Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sadarlah ia bahwa mereka telah melanggar perintah Allah dan bahwa mereka telah melakukan suatu kesalahan dan dosa besar.
Seraya menyesal berkatalah mereka:

“Robbana Dholamnaa anfusana wa illam taghfirlanaa wa tar hamnaa la nakuunana minal khoosiriin.”

Artinya: “Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena bujukan Iblis.Ampunilah dosa kami karena nescaya kami akan tergolong orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami.” (Qs Al-A’raf : 22)

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

31 Doa Nabi

doa nabiDoa mustajab kali ini mengetengahkan beberapa doa dari nabi kita ,sengaja saya susun mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali dengan judul  31 doa nabi,semoga bisa bermanfaat bagi rekan pembaca.

Doa Nabi

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat-sahabat beliau, dan segenap pengikutnya dari dahulu sampai sekarang dan di masa yang akan datang. Do’a merupakan kebutuhan riil bagi kaum muslimin. Sebab, umat manusia tidak pernah lepas dari kebutuhan. Dan do’a merupakan perantara untuk menghadirkan kebutuhan kita sesuai dengan kehendak Allah SWT. Dengan harapan, kita bisa lebih memahami dan memaknai do’a sebagai ibadah dan perantara terkabulnya permohonan kita kepada Allah SWT.

Doa, dalam bahasa Arab berasal dari akar kata da’a-yad’u yang berarti memohon, meminta pertolongan, menyeru, dll. Dalam al-Qur’an maupun Hadits juga banyak terdapat makna doa. Tetapi secara umum, doa dipahami sebagai bentuk permohonan seorang hamba kepada Sang Khaliq, Allah Swt. Permohonan tersebut tentu untuk kebaikan diri dan orang lain, bukan untuk sesuatu yang negatif.
Sebelum berdoa hendaklah memuji terlebih dahulu kepada Allah SWT dan membaca shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad Saw. Bersangka baik kepada Allah Swt dan yakin doanya akan dikabulkan, baik cepat maupun lambat. Mengakui dosa dan kesalahan. Memantapkan hati. Tidak tergesa-gesa. Doa yang dipanjatkan untuk kebaikan, bukan keburukan.

Pada dasarnya, kita bisa berdoa kapanpun di luar waktu atau tempat yang dilarang oleh syara’. Tetapi, ada waktu-waktu utama untuk berdoa, di ataranya: Pada waktu pagi hari, terutama sesudah shalat Subuh hingga sebelum terbit matahari. Pada waktu siang hari terutama sesudah shalat Dhuhur di waktu matahari tergelincir.. Pada waktu sore hari terutama sesudah shalat Ashar dan pada waktu sebelum terbenam matahari. Pada awal malam, terutama sesudah shalat Maghrib dan shalat ‘Isya’. Pada waktu habis bangun tidur tengah malam hingga masuk waktu shalat Subuh. Pada waktu berada dalam majlis-majlis pertemuan. Di segala waktu-waktu yang dituntunkan syara’ untuk berdzikir. Waktu sela antara dua khutbah.

31 Doa  Nabi

Banyak sekali doa yang di ajarkan Nabi kita Muhammad S.A.W,dalam setiap kegiatan mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali,berikut beberapa doa yang di sesuaikan waktunya untuk situasi/keadaan yang selalu kita temui dalam kehidupan sehari hari :

1.Do’a Bangun Tidur
AL’HAMDU LILLAAHILLADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WA ILAIHINNUSYUUR.
Artinya:“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mati dan kepada-Nya kami dikembalikan.” (HR. Bukhori Muslim)

2. Do’a Masuk WC/Kamar Mandi
ALLOOHUMMA INNI A’UUDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITS.
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhori dan Muslim)

3. Do’a Keluar WC/ Kamar Mandi
AL’HAMDULILLAAHILLADZII ADZHABA ‘ANNIL ADZAA WA ‘AAFAANII.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran (penyakit) dariku dan menyehatkanku.” (HR. Ibnu Sunni dan Thabrani

4. Do’a Sebelum Makan
ALLOOHUMMA BAARIKLANAA FIIMAA ROZAQTANAA WAQINAA ‘ADZAABANNAAR.
Artinya :“Ya Allah, berkahilah bagi kami dalam segala rezki kami dan jagalah kami dari api neraka.” (HR. Ibn Sunni)

5. Do’a Sesudah Makan
AL’HAMDULILLAAHILLADZII ATH’AMANAA WA SAQOONAA WA JA’ALANAA MUSLIMIIN.
Artinya :“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum, dan menjadikan kami orang muslim.” (HR. Abu Dawud)

6. Do’a Bercermin
ALLOOHUMMA KAMAA HASSANTA KHOLQII FAHASSIN KHULUQII.
Artinya: “Ya Allah, Engkau telah memperbagus rupaku, maka perbaguskanlah akhlakku.” (HR.Ibnu Sunni dari Ali ra)

7. Do’a Berpakaian
AL’HAMDULILLAAHILLADZII KASAANII HAADZAA WA ROZAQONII
Artinya:“Segala puji bagi Allah yang memberiku pakaian dan memberiku rezeki.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah)

8. Do’a Keluar Rumah/Bepergian
BISMILLAAHI TAWAKKALTU ‘ALALLOOHI WA LAA HAULA WA LAAQUWWATA ILLAA BILLAAH.
Artinya: “Dengan Asma Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya kecuali dari Allah.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

9. Do’a Naik Kendaraan (1)
BISMILLAAHI MAJROHA WA MURSAAHAA INNAROBBII LAGHOFUURURROHIIM
Artinya:“Dengan nama Allah, berhenti dan berjalannya kendaraan ini, sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Penyayang.”(QS. Hud 41)

10. Do’a Naik Kendaraan (2)
SUBHAANALLADZII SAKHKHORO LANAA HAADZAA WAMAA KUNNAA LAHUU MUQRINIINA WA INNAA ILAA ROBBINAA LAMUNQOLIBUUN.
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebenarnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Allah.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

11. Do’a Ketika Turun Hujan
ALLOOHUMMA SHOYYIBAAN NAAFI’AA.
Artinya “Ya Allah, semoga hujan ini bermanfaat.”(HR. Bukhori)

12. Do’a Ketika Ada Angin Kencang
ALLOOHUMMA INII AS ALUKA KHOIROHAA WA A’UUDZUBIKA MIN SYARRIHAA
Artinya:“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu yang baik dan aku mohon perlindungan-Mu dari bencananya.” (HR.Abu Dawud dan Ibnu Majah)

13. Do’a Mendengar Petir
SUBHAANALLADZI YUSABBIHURRO’DU BIHAMDIHI WAL MALAA IKATU MIN KHIIFATIH
Artinya :“Maha Suci Allah, petir dan malaikat bertasbih memuji-Nya karena tunduk kepada-Nya.”(HR. Imam Malik)

14. Do’a Ditimpa Kesusahan/Musibah
INNAALILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN. ALOOHUMMA AJIRFII MUSHIIBATI WAKHLIF LII KHOIRON MINHAA.
Artinya:“Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah kami pahala dalam musibahku ini dan berilah pengganti yang lebih baik.”(HR. Muslim dari Ummu Salamah)

15. Do’a ketika mengalami kesulitan
ALLOOHUMMA LAA SAHLA ILLA MAA JA’ALTAHU SAHLAN WA ANTA TAJ ‘ALUL HAZNA IDZAA SYI’TA SAHLAN
Artinya: “Ya Allah tidak ada kemudahan kecuali apa yang kamu jadikan mudah sedang yang susah Engkau jadikan mudah apabila Engkau menghendaki-Nya.”(HR. Ibnu Hiban dan Ibnu Suni)

16. Do’a Bila Marah
A’UUDZUBILLAAHI MINASSYAITOONIR ROJIIM. ALLOOHUMMAGHFIRDZAMBII WA ADZHIB GHOIDHO QOLBII
Artinya:“Aku berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari syetan yang terkutuk.”(HR. Bukhori Muslim)

17. Do’a Masuk Rumah
BISMILLAAHI WALAJNAA WABISMILLAAHI KHOROJNAA WA ‘ALAA ROBBINA TAWAKKALNAA “
Artinya: Dengan nama Allah aku masuk rumah dengan nama Allah pula aku keluar rumah dan kepada Allah aku berserah diri.” (HR. Abu Dawud)

18. Do’a Melepaskan Pakaian
BISMILLAAHILLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWA.
Artinya:“Dengan nama Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia.”(HR. Ibnu Majah)

19. Do’a Masuk Masjid
ALLOOHUMMAF TAHLII ABWAABA ROHMATIK.
Artinya: “Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR. Muslim dan Ibn Majah).

20. Do’a untuk Kedua Orang Tua
ALLOOHUMMAGHFIRLII WALIWAA LIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku masih kecil.”

21. Do’a Kebaikan Dunia dan Akherat
ROBBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIROTI HASANATAN WAQINAA ‘ADZAA BANNAAR.
Artinya: “Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan akherat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”(Al-Baqarah 102)

22. Do’a Keluar Masjid
ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA MIN FADHLIK .
Artinya: “Ya Allah, aku memohon karunia-Mu.” (HR Ibnu Majah)

23. Do’a Bila Sakit
BISMILLAAHI 3X A’UUDZUBI ‘IZZATILLAAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU WA UHAADZIRU.
Artinya: “Dengan nama Allah 3x Aku berlindung kepada kemuliaan dan kekuasaan Allah dari bahaya yang saya rasakan dan saya khawatirkan.”(HR.Muslim)

24. Do’a Senandung al-Qur’an
ALOOHUMMARHAMNII BIL QUR’AAN. WAJ’ALHUL LII IMAAMAAN WA NUURON WA HUDAWWARAHMAH. ALLOOHUMMA DZAKKIRNII MINHU MAA NASIITU WA ‘ALLIMNII MINHU MAA JAHILTU WARZUQNII TILAAWATAHU AANAA ALLAILI WAATHROOFANNAHAAR. WAJ’ALHULII HUJJATAN YAA ROBBAL ‘AALAMIIN.
Artinya: “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an dan jadikanlah Al-Qur’an untukku sebagai ilmu dan cahaya dan petunjuk dan rahmat. Ya Allah, ingatkan darinya apa yang aku lupa dan ajarilah aku darinya apa-apa yang aku tidak tahu dan berilah rizki kepadaku dengan membacanya tengah malam dan penghujung siang dan jadikanlah dia untukku sebagai pembela. Wahai Tuhan semesta alam.”

25. Do’a Mulai Belajar
ROBBI ZIDNII ‘IIMAN WARZUQNII FAHMAA.
Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah ilmu padaku dan kefahaman.”

26. Do’a Pembuka Hati
ROBBISHROHLII SHODRII WAYASSIRLII AMRII WAHLUL ‘UQDATAN MIN LISAANII YAFQOHUU QOULII.
Artinya: “Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thoha: 25-28)

27. Do’a Sesudah Belajar
ALLOOHUMMA ARINAL HAQQO HAQQON WARZUQNAAT TIBAA’AH WA ARINAL BAATHILA BAATHILA WARZUQNAJ TINAABAH
Artinya:“Ya Allah berilah kami peringatan bahwa yang benar itu adalah benar dan berilah kami jalan untuk mengikutinya. Dan berilah kami peringatan bahwa yang batil itu adalah batil dan berilah kami jalan untuk menghindarinya.”

28. Do’a Mohon Anak yang Shalih
ROBBI HABLII MINASH SHOOLIHIIN
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (anak) yang termasuk orang-orang yang sholih.”(QS. Ash-Shoffat: 100)

29. Do’a Mohon Keturunan yang Baik
ROBBI HABLII MIN LADUNKA DZURRIYYATAN THOYYIBATAN. INNAKA SAMII’ID DU-AA’
Artinya:“Ya Tuhanku, berikanlah aku dari sisi Engkau seorang anak keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”)QS. Ali Imron 38)

30. Do’a Digolongkan Orang-orang Sholih
ROBBI HABLII HUKMAN WA ALHIQNII BISH SHOOLIHIIN WAJ ‘ALLII LISAANA SHIDQIN FIL AAKHIRIIN. WAJ ‘ALNII MIN WAROTSATI JANNATINN NA’IM.
Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholih dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Asy-Syu’ara 83-85)

31. Do’a Sebelum Tidur
BISMIKALLOOHUMMA AHYAA WA AMUUT.
Artinya:“Dengan nama-Mu, ya Allah, aku hidup dan aku mati.” (HR. Bukhori)

Demikian doa doa dari nabi yang saya coba susun mulai bangun tidur sampai tidur lagi,semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat bagi anda.salah khilaf mohon maaf.

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi