Tag Archives: pintu rejeki

Membuka Rejeki Dengan Bismillah

membuka pintu rejeki dengan BismillahBismillahirrahmanirrahiim adalah Rahasia terbesar dalam Islam yang pada saat ini para Umatnya belum mampu memanfaatkannya.

Ada energi besar yang terkandung Basmalah ini. Namun, kehingar-bingaran dunia menjadikannya tak berampuh lagi tak bertuan.

Seakan-akan keberadaannya hanyalah sebuah simbolik dalam melafaskan ayat-ayat yang lain.
Bismillahirrahmanirrahim adalah tujuan memerintah manusia untuk mulai bertindak setiap dalam nama Allah? Kata operasi di sini adalah nama.

Ketika kita memakai nama merek misalnya kita melakukan itu untuk tujuan – untuk bisa mendapatkan berdiri di sebuah masyarakat di mana nama-nama ini diakui. Seorang bayi, misalnya diberi nama setelah seseorang yang satu suka dihormati, sehingga menghidupkan kembali memori nama.

Shaheed Murtaza Muthahhari dalam bukunya ‘Memahami Alquran’ menulis bahwa alasan mengapa kita mulai dalam nama Allah. Dia mengatakan “Ini adalah untuk tujuan memberikan yang bertindak sentuhan suci dan membuatnya diberkati.

Sejak kecil sudah diberi tahu bahwa segala aktivitas kita sebaiknya dimulai dengan basmalah.Agar semua aktivitas kita diniatkan atas nama Allah.

Dengan melibatkan Allah dalam setiap aktivitas artinya kita melibatkan Allah sejak awal agar setiap aktivitas kita senantiasa dilindungi, dibimbing dan berberkah. Termasuk aktivitas mencari rezeki.

Dalam hal kerejekian bismillah menyempurnakan keberkahan rezeki. Rasulullah SAW bersabda, “Setiap perkara yang tidak dimulai dengan bismillah (dalam riwayat lain,”dengan mengingat Allah”) maka amalan tersebut terputus (kurang) keberkahannya.

Sebaiknya selalu ingat Allah dalam setiap gerak dan langkah kita, salah satunya dengan mengawali hari dengan bismillah. Intinya, berkah adalah bertambahnya kebaikan dalam setiap kejadian yang kita alami dari waktu ke waktu, termasuk dalam mencari rezeki.

Ketika Allah mencintai hambaNya yang begitu mengagungkan namaNya maka ia membuat hidupnya bahagia, mencurahkan nikmat yang banyak, membuat hatinya jadi peka. Bersyukur dalam lautan nikmat dan sabar dalam gelombang musibah.

Amaliah Membuka Rejeki Dengan Bismillah

Fadhilah dan keistimewaan bismillah sudah tidak diragukan lagi. Ada banyak khasiat bismillah yang bisa kita amalkan sehari-hari, termasuk untuk urusan rezeki.

Dalam pengamalan bismillah sebagai suatu amalan pembuka rejeki juga banyak sekali jenis ilmunya,dan setiap ilmu tentunya berbeda beda tatacara pengamalannya baik jumlah pembacaannya maupun waktunya.

salah satu contohnya untuk amalan pembuka rejeki yang dibaca setelah shalat shubuh:
-Di baca 1000x
-Menghadap ke timur
-Pintu kamar anda tempat anda berzikir di bukakan sedikit.

Bismillahirrahmaniirrahiim juga bisa di gunakan sebagai doa untuk :

1. Mendatangkan Bermacam Hajat.
Bacalah bacaan basmallah sebanyak 12000 kali dan setiap selesai 1000 kali baca shalawat:”Allahumma sali wa sallim ala sayyidina Muhammad.” Lalu berdoalah pada Allah apa yang diminta, InsyaAllah segera terkabul.

2. Melariskan Dagangan.
Karomah / khasiat basmallah dapat juga untuk tujuan melariskan dagangan, selama barang dagang tersebut HALAL, dengan cara membaca kalimat basmallah sebanyak 786 kali, setiap hari selama 7 hari berturut-turut. InsyaAllah dagangan anda dalam waktu cepat atau lambat akan semakin laris.

3. Barangsiapa membaca ‘BISMILLAHHIRRAHMANNIRRAHIM” 313 kali dan selawat atas Nabi Muhammad s.a.w. 100 kali pada hari Ahad disaat matahari terbit dengan menghadap kearah Kiblat maka Allah s.w.t. memberi rezeki tanpa diduga bersamaan fadhal dan kemurahan Allah s.w.t.

Demikian tulisan singkat dari saya ,semoga ini bisa bemanfaat.

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Membuka Rejeki Dengan Surah Al insyirah

membuka rejeki dengan surah al insyarahPada kesempatan ini ijinkan kami berbagi sedikit tentang manfaat surah al insyarah sebagai doa untuk membuka pintu rejeki.

Para ulama tafsir mengatakan tentang surat ini; merupakan surat yang isinya kenikmatan yang besar yang Allah SWT berikan kepada nabi kita, Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam. Karena ia mendapatkan kitab yang diajak bicara langsung dengan bahasa kamu.

Sehingga seorang khalifah yang terkenal, Umar bin Abdul Aziz, ketika membaca surat ini, beliau sambungkan dengan surat Ad-dhuha tanpa membaca basmallah, tanpa dipisah oleh basmalah,

karena isinya adalah kenikmatan-kenikmatan yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada Rasulullah Shallahu Alaihi Wasallam, tetapi jumhur ulama secara tawadhu diriwayatkan bawasanya: ini adalah surat yang berbeda.

Tapi isinya adalah nikmat Allah yang Allah berikan kepada Nabi. Surat Asy-syarh secara bahasa, adalah kelapangan dada, kelapangan hati, itu makna dari Asy-syarh; sesuatu yang lapang, keluasan. Surat ini termasuk surat makkiyah karena turun setelah surat Ad-dhuha, turun sebelum Nabi hijrah ke Madinah.

Kandungan surah al insyirah

Pada ayat pertama, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

Yang artinya:

bukankah telah kami lapangkan dadamu, wahai Muhammad.

Para ulama tafsir menjelaskan bahwa ini adalah istifham namun isinya ketetapan sesuatu yang sudah terjadi dan pasti terjadi, tapi dibuat menjadi istifham atau bahasa pertanyaan.

Jadi Allah telah memberikan nikmat yang sangat besar ketika Allah Ta’ala melapangkan dada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam. Menurut Imam Al-baghawi makna dari ayat ini adalah:

bukankah wahai Muhammad, kami buka dadamu, kami lapangkan dadamu, kami lembutkan hatimu dengan iman, dengan nubuwah, dengan ilmu, dengan hikmah.

Pada ayat ini Allah menghibur Nabi Muhammad dalam memperjuangkan agama islam dengan segala cobaan yang diterima karena sebagai manusia beliau juga mengalami kesedihan dan kepedihan.

Ayat yang kedua dan ketiga:

Kami gugurkan dosa-dosamu, wahai Muhammad, yang telah memberatkan punggungmu.

Dosa mempunyai efek yang akan berpengaruh kepada kita. Ketika seseorang melakukan dosa, maka dia menjadi malas beribadah, ini akibatnya jika orang sering melakukan dosa.

Lalu makna kedua dari wizrok (dosa) artinya beban dakwah rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. Jadi berdakwah itu adalah kerja yang sangat berat, makanya dalam surat Fussilat, dikatakan sebagai sesuatu yang paling baik, dan tentunya sangat sangat berat.

Beban dakwah yang beliau Shalallahu Alaihi Wasallam pikul itu sangat berat tapi kemudian Allah mudahkan.

Kemudian ayat keempat:

Dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu.

Artinya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dimuliakan oleh Allah Ta’ala, disebut namanya di mana-mana. Kalau bahasa ulama tafsir: fiddunya wal akhiroh; di dunia maupun di akherat, dalam kumpulan orang-orang yang mulia.

Pada Ayat ini allah memberikan pengharagaan pada Nabi Muhammad :
a) Nama Nabi Muhammad Disejajarkan dengan Allah dalam kalimat syahada
b) Nabi Muhammad menjadi suri tauladan bagi seluruh umat isla
c) seseoarang tidak dianggap beriman bila tidak beriman pada Nabi Muhammad

Ayat selanjutnya:
Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Ayat 5-6 : Dalam ayat ini allah memberikan motivasi pada Nabi Muhammad SAW bahwa perjuanganya pasti ada hasilnya. Terbukti pada Tahun 8 H kota Mekah ditaklukan oleh kaum muslim.

Menurut Ibnu Abbas dalam menafsirkan ayat ini Al-usr (الْعُسْر ) pertama dan kedua itu sama artinya. Kesulitan itu satu, lalu yusro, artinya kemudahan itu lebih dari satu.

Karena itu ulama tafsir mengungkapkan kesulitan yang hanya satu tidak akan mengalahkan kemudahan yang lebih dari satu. Artinya dalam sunnah kehidupan kita, setiap kesulitan pasti bersamanya ada kemudahan. Ini janji Allah kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

Kemudian ayat ke tujuh:
Kalau engkau selesai satu urusan ya Muhammad, maka lakukan urusan yang lain.

Allah memerintahkan agar setelah selesai satu urusan tidaklah berdiam diri, melainkan untuk segera melakukan kegiatan lain secara bersungguh-sungguh.

Ada yang mengatakan, jika selesai urusan dunia, maka lakukan urusan akherat. Artinya seorang muslim harus hidup dengan serius, dengan penuh keseriusan, karena dunia ini bukan untuk main-main. Jadi tidak ada kata yang namanya istirahat.

Ayat terakhir:
Dan kepada Rabmu ya Muhammad, maka berharaplah.

Allah menjelaskan bahwa keberhasilan usaha terletak pada keridaan Allah, untuk itu kita diharuskan memohon dan besandar pada Allah dan hanya Allah tempat kita berharap.

Artinya dalam urusan-urusan kita tentunya banyak halangan, rintangan, maka berharaplah kepada Allah SWT serahkan Allah SWT, Allah yang maha membantu, Allah yang maha memudahkan.

Beberapa manfaat dari surah al insyirah

Ada banyak kegunaan dan manfaat Surat Al-Insyiraah bagi kita yang mengamalkannya yaitu:

1.Siapa pun yang ingin berhajat sesuatu yang besar, misalnya ingin jadi Kepala Desa, Bupati atau ingin meraih jabatan apapun, baca Surah Al-Insyiraah 700 kali atau 1000 kali setiap hari, maka hajatnya akan sukses dan ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.

2.Bila ada orang yang merasa sedih karena kehilangan kekasih atau ditinggal mati orang-orang terdekatnya, maka cara menyembuhkannya sebagai berikut: tulis Surah Al-Insyiraah pada piring masukkan air mawar kemudian minumkan padanya.

3.Surah Al-Insyiraah juga bisa menjadi benteng pertahanan dari sakit-sakitan dengan cara sebagai berikut: Ambillah seurat benang dari kulit kayu dan bacakan Surah Al-Insyiraah. Tiap-tiap membaca huruf “Kaf”, simpulkan benang itu sekali, hingga tujuh kali simpul saja kemudian hentikan. Ikatkan benang itu ke tangan orang yang sakit-sakitan pada pergelangannya di sebelah kiri.

4. Menghilangkan dukacita, kesusahan dan putus asa bila diwirid usai sholat fardhu. Selain itu, wirid rutin surat ini akan meluaskan rezeki yang halal dan mendatangkan barokah-NYA. Pikiran kita akan terbuka dan sifat malas akan hilang.

5.Manfaat lain surat ini, bagi mereka yang selama ini belum mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, bisa diamalkan sebagai berikut: Sembahyang sunat dua rakaat. Pada tiap-tiap rakaat baca Surah Al-Fatihah dan surat (silahkan membaca surat apa saja).

Selesai sembahyang, duduk menghadap kiblat dengan tetap bersungguh-sungguh memohon pada-NYA kemudian baca Surah Al-Insyiraah sebanyak bilangan hurufnya. Sesudah membaca Surah Al-Insyiraah, ajukan doa agar apa yang diinginkan terkabul atas ijin Allah SWT.

Membuka rejeki dengan surah al insyirah

Surah al insyarah di kenal juga dengan surah yang mempunyai manfaat untuk membuka rejeki dan mempermudah urusan,ada beberapa cara pengamalan untuk itu antara lain :

1. Bila Surah Al-Insyiraah dibaca sebanyak 40 kali pada tiap-tiap lepas sholat fardhu selama tujuh hari berturut-turut, Allah SWT akan membuka pintu rezekinya dengan jalan yang tidak disangka-sangka.

2. Dengan menggabungkan pengamalannya bersama surah surah lain :

-Shalat Hajat 2 Rakaat dilakukan setelah jam dua belas malam ( yakni antara jam 12 – 3 pagi).
-Bacalah surah Al-Fatihah sebanyak 99x atau semampu anda (seikhlasnya).
-Bacalah surah Al-Ikhlas sebanyak 21x atau semampu anda (seikhlasnya).
-Bacalah surah Al-Insyirah ( Alam Nasrah ) 17x atau semampu anda (seikhlasnya).
-Bacalah kalimat berikut : ” Yaa Hayyuu Yaa Qayyum birahmatika Yaa Arhamarrahimin ” 21x atau semampu anda (seikhlasnya).
-Selanjutnya dilanjutkan dengan berdoa dalam memohon rezeki kepada Allah SWT (terserah anda memakai bahasa apapun sesuai yang kita mengerti dan pahami). Setelah selesai berdoa,
-Kemudian melakukan shatat sunnah tahajud 2 rakaat dan di tutup dengan sholat witir 3 rakaat.

Lakukanlah amalan tersebut dengan rutin dan bersungguh-sungguh dengan mengharapkan ridho dari Allah SWT, semoga beban masalah dalam hidup kita segera diringankan oleh Allah SWT.

Sekian dulu dari saya semoga amaliah amaliah tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua..aamiin.

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Membuka rezeki dengan asmaul husna

Tentang rezeki

membuka rezeki dengan asmaul husnaQS. Huud ayat 6 yang artinya : “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi, melainkan Allah lah yang akan memberi rezekiNya.”

Ayat tersebut jelas menunjukkan salah satu janji Allah SWT, bahwa sekecil apa pun mahluk hidup yang berada di muka bumi ini, Allah SWT akan memberikan rezekiNya.

Apalagi terhadap manusia yang merupakan mahluk termulia di antara mahluk yang lainnya. Malah, binatang melata dan segala macam yang berada di muka bumi ini, sengaja di ciptakanNya untuk kepentingan manusia.

Dengan kata lain, segala macam yang ada di muka bumi ini merupakan pintu rezeki. Manusia hanya tinggal mencari kunci pintu-pintu tersebut. Selain dengan ilmu dan usaha salah satu kunci tersebut adalah dengan berdo’a menggunakan Asma-Ul Husna.

Lihat juga :  Amaliah uang dalam sajadah

Hal ini juga jelas tercermin dalam firman Allah SWT dalam QS. Al-A’rof ayat 180, yang artinya

“ Hanya milik Allah Asma-Ul Husna, maka berdo’alah kepadaNya dengan menyebut Asma-Ul Husna, dan tinggalkan orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapatkan balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

Apa itu asmaul husna

Bagi umat Islam, tentu tidak asing dengan nama-nama Allah Swt, yang sangat indah dan penuh dengan makna, atau biasa disebut dengan “Asmaul Husna”.

Bila dipelajari dan dihayati, ternyata di balik Asmaul Husna (yang jumlahnya ada 99 itu) tersimpan kekuatan maha dahsyat sekaligus banyak limpahan manfaat bagi kehidupan umat manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Allah memiliki 99 nama yang indah atau lebih terkenal dengan sebutan Al-Asma-ul-Husna. Nama-nama tersebut merupakan cerminan dari perilaku Allah terhadap umatnya.

Karena itu, jika nama-nama tersebut kita sebut sebagai suatu permohonan, niscaya akan mempunyai pengaruh yang sangat besar.

Lihat juga :  Amaliah membuka harta gaib

Asmaul Husna merupakan nama-nama Allah yang baik, mulia serta agung sesuai dengan sifat yang dimiliki-Nya. Nama Allah ini berjumlah 99 nama yang masing-masing memiliki makna maha indah.

Keseluruhan nama agung tersebut merupakan kebesaran dan kekuasaan dari Allah SWT, sebagai pencipta dan pemilihara alam semesta.

Dalam hal ini, Rasulullah Saw., pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barang siapa menghafalnya (menghimpun, memahami, dan mengamalkannya) maka ia akan masuk surga. Allah maha ganjil dan senantiasa menyenangi yang ganjil”

Manfaat asmaul husna

Nama-nama Allah itu mempunyai khasiat yang dapat dijadikan sebagai permohonan akan maksud dan tujuan serta bisa mensejahterakan hidup di dunia dan akhirat. Berikut ini adalah empat rahasia di balik lafadz Asmaul Husna yang perlu diketahui.

1.Berzikir Dengan Asmaul Husna

Asmaul Husna selain bisa dilafalkan dalam do’a namun juga bisa diucapkan ketika berzikir. Untuk itu, jika belum menghafal ke-99 nama-nama Allah ini bisa melakukan zikir dnegan melihat Al-Quran atau buku-buku terkait Asmaul Husna.

Lalu berzikirlah dengan menyebutkan Asma Allah tersebut sebanyak-banyaknya.

Lihat juga : Bismillah Pembuka Rezeki

Ketika mengucapkan Asmaul Husna ini lakukanlah dengan khusyuk, resapi, hayati arti dan renungkan Nama Allah yang indah itu.
Maka setelah perasan yang luar biasa akan dirasakan, seperti ketenangan, kedamaian, dan ketentraman dalam jiwa.

Untuk itu, teruslah berzikir dengan Asma Allah yang maha indah ini. dengan menghafal dan memaknainya akan membuat orang tersebut mendapatkan pahala di sisi Allah SWT.

2. Berdo’a Dengan Asmaul Husna

Umat Islam telah dianjurkan untuk berdo’a dengan melafalkan nama-nama Allah (Asmaul Husna). Untuk itu, sempatkan waktu untuk membaca seluruh nama-nama Allah tersebut atau salah satu dari padanya.

Ada dua keuntungan yang akan diperoleh ketika mengamalkan Asmaul Husna ini, yang pertama yaitu dari segi membacanya saja sudah termasuk ibadah. Kedua berdoa dengan membacanya juga sudah termasuk ibadah.

Itulah baru dua pahala yang akan diperoleh jika membaca do’a dengan Asmaul Husna. Belum lagi jika doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT, maka akan bertambahlah keuntungan yang tidak ternilai harganya.

Lihat juga : Doa fulus

Allah SWT. Berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Hasyr Ayat: 24 : Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk Rupa, yang mempunyai Asmaul Husna. Bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

3. Asmaul Husna Nutrisi Otak Kanan dan Kiri

Salah satu rahasia mengenai Asmaul Husna adalah ternyata nama Allah yang Maha Indah ini bisa dijadikan nutrisi bagi otak kanan dan kiri.
Hal ini pernah tulis oleh Rizem Aizid dalam buku karangannya yang berjudul ‘Asmaul Husna untuk Nutrisi Otak kanan dan Kiri’.

Perlu diketahui bahwa amalan Asmaul Husna mempunyai manfaat untuk merangsang IQ dan EQ jika dilakukan secara terus menerus.

Namun, tidak semua Asmaul Husna yang memiliki khasiat untuk menutrisi otak kanan dan kiri. Melainkan ada 72 Asmaul Husna yang memiliki fungsi demikian, di antaranya Ya Rahman, Ya Rahim, dan Ya Malik.

4. Membuka Pintu Rizki

Tidak hanya bisa digunakan dalam berdoa dan zikir, namun Asmaul Husna ini juga bisa menjadi pembuka pintu rezeki. Ketika berdoa sempatkanlah untuk menghayati satu persatu arti Asmaul Husna.

Anjuran untuk berdoa menggunakan Asmaul Husna telah tercermin dalam firman Allah Q.S Al-A’raf ayat 80, yang artinya:

“Hanya milik Allah Asma-Ul Husna, maka berdoalah kepadaNya dengan menyebut Asma-Ul Husna, dan tinggalkan orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapatkan balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan”.

Maha Suci Allah yang telah memaparkan manfaat pelafalan Asmaul Husna ini dalam sebuah ayat suci.

Lihat juga : Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Dahsyatnya manfaat Asmaul Husna ini membuat kaum muslim harus mampu dan senantiasa bersandar pada perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Rasulullah saw bersabda:” Allah mempunyai 99 nama. Barang siapa yang berdoa dengannya niscaya Allah akan mengabulkan doanya. (HR Imam Abu Nu’aim dan Imam Ibnu Mardawaih)

Inilah bukti bahwa Asmaul Husna mampu menjadi doa yang sangat baik dan luar biasa untuk kita sama-sama dalam memaknainya.

Asmaul husna yang di gunakan untuk membuka pintu rezeki

Rezeki Allah itu fenomena yang tidak dapat dikalkulasi dengan hitungan matematika ,Tugas kita hanya meminta dan memantaskan diri untuk menerima.

Mau rezeki terus terbuka dan lancer..? Berzikirlah ..! Zikir itu adalah jalan pintas atau jalan termudah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Karena zikir tidak terbatas ruang dan waktu. Setiap saat kita bisa melakukannya. Bukan hanya setelah shalat fardhu bahkan saat menunggu maupun di sela-sela aktivitas kerja kita bisa berzikir.

ibadah yang baik itu bukan yang jumlahnya banyak tapi yang rutin dilakukan biar jumlahnya sedikit. Demikain pula dengan zikir ini, bukan berapa kali hitungannya dalam sehari tapi kontinuitasnya.

Biar cuma 1 kali sehari tapi jika rutin itu lebih baik dibanding 1000 kali tapi cuma sekali selama setahun.

Beberapa asmaul husna yang biasa di gunakan sebagai doa pembuka rezeki.

1.AR ROZZAAQU

Artinya:
Dzat yang maha memberi rejeki, yaitu memberi rejeki untuk semua makhlukNya untuk kebutuhan hidupnya. Dan Dia pula yang menentukan banyak dan sedikitnya rejeki yang akan diberikan pada hamba-hambaNya.

Keutamaannya:
– Bisa memudahkan jalan rejeki
– Bisa memberikan keberuntungan

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA ROZZAAQ” sebanyak-banyaknya setiap hari seteah sholat fardlu, maka ia akan dijauhkan dari kesempitan rejeki dan usahanya selalu mendapat keuntungan yang berlimpah-limpah.

2. AL WAHHAABU

Artinya:
Dzat yang maha memberi, yaitu memberikan segalanya terhadap kebutuhan makhlukNya, tanpa diminta sebelumnya Allah sudah menyediakannya.

Keutamaannya:

– Bisa menjauhkan dari kesempitan rejeki
– Bisa mendatangkan kemudahan.

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA WAHHAAB” sebanyak 23 kali berturut-turut sebagai amalan rutin setiap selesai sholat fardlu atau setelah sholat Hajat 2 raka’at sebanyak 800 kali, maka baginya akan dijauhkan dari kesempitan rejeki dan diberikan kemudahan dalam segala urusannya.

3.AL JALIILU

Artnya:
Dzat yang maha sempurna, yaitu Dia tidak mempunyai cacat dan kekurangan apapun sebagaimana yang dialami makhukNya. Jadi kesempurnaan Allah itu meliputi segala-galanya.

Keutamaan:

– Bisa mempercepat kemajuan perdagangan
– Bisa menjauhkan dari kesulitan hidup

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA JALIIL” sebanyak 99 kali, sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat tahajjud, maka bila dia seorang pedagang akan cepat maju, bila seorang pegawai akan segera naik pangkat dan bila seorang petani akan panen yang melimpah seta dijauhkan dari kesulitan hidup.

4.AL BAASITHU

Artinya:
Dzat yang maha melapangkan rejeki, yaitu memberikan kelapangan rejeki kepada hamba-hambaNya yang dikehendakiNya,

sehingga banyak orang bodoh dapat hidup kaya-raya, sebaliknya orang yang cerdik, pandai hidupnya miskin. Nah, demikian itulah yang dinamakan “sudah menjadi suratan takdirNya”.

Keutamaan:

– Bisa memajukan usaha dalam perniagaan
– Bisa memberikan keuntungan

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA BAASITH” sebanyak-banyaknya sebagai amalan yang rutin setelah sholat fardlu atau setelah sholat hajat membaca 300 kali, maka akan dijamin usahanya dalam bidang perniagaan mendapat kemajuan yang pesat dan selalu memperoleh keuntungan.

4.AL AAKHIRU

Artinya:
Dzat yang maha akhir, yaitu Dia tidak ada masa berakhirnya sebagaimana yang dialami hamba-hambaNya.

keutamaanya:

– Bisa memudahkan rejeki
– Bisa menjauhkan dari segala macam kesulitan hidup

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA AAKHIR” sebanyak 200 kali sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat tahajjud, maka akan dimudahkan jalan rejekinya serta bisa menjauhkan dari segala macam kesulitan hidup.

5.AL QOYYUUMU

Artinya:
Dzat yang maha berdiri sendiri, yaitu tidak berhajat kepada siapapun juga didalam mengatur dan mengurus makhlukNya.

Keutamaan:
– Bisa melancarkan jelannya rejeki
– Bisa dicintai dan disegani semua orang

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA QOYYUUM” sebanyak 80 kali sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat fardlu, maka baginya akan diberi jalan kelancaran rejeki dan juga dicintai serta disegani oleh banyak orang.

6.AL MUGHNIY

Artinya:
Dzat yang maha memberi kekayaan, yaitu semua kekayaan yang dimiliki oleh manusia itu adalah merupakan pemberian dari Allah SWT,

tetapi kebayakan manusianya sendiri yang tidak menyadari, sehingga ia menjadi pelit ketika dianjurkan untuk membelanjakan hartanya di jalan Allah.

Keutamaannya:

– Bisa memudahkan apa yang dicita-citakan
– Bisa memperlancar jalannya rejeki

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA MUGHNIY” sebanyak 200 kali sebagai amalan yang rutin setiap hari setelah sholat fardlu, atau dibaca pada tengah malam setelah sholat Hajat, maka jalan rejekinya akan diberi kelancaran dan apa yang menjadi cita-citanya akan mudah terlaksana.

8.AL QHONIYYU

Artinya:
Dzat yang maha kaya, yaitu Dia yang sangat kaya raya di atas segala-galanya, sehingga kekayaanNya dapat mencukupi kebutuhan hamba-hambaNya.

Keutamaannya:

– Bisa memberikan kecukupan dalam kehidupan
– Dapat anugerah keberkahan rejeki yang didapat

Cara mengamalkan:

Barang siapa membaca “YAA GHONIYYU” sebanyak 400 kali sebagai amalan rutin setiap hari setelah sholat fardlu, maka baginya akan diberi kecukupan didalam kehidupannya dan setiap rejeki yang diperoleh akan membawa keberkahan.

9.Al Fattah

Arti dari Asmaul Husna ini adalah pembuka. Jika diamalkan secara rutin bisa membuka rezeki, membuka jodoh, membuka jalan usaha, membuka pikiran yang tertutup, membuka langit, membuka ampunan.

Apa saja yang terasa tertutup dan kita ingin membukanya dengan izin Allah maka zikir mengulang-ulang nama Allah Ya Fattah bisa dilakukan.

keutamaan

-Bagi yang belum punya pekerjaan, zikir ini berarti memohon agar dibukakan jalan menuju pekerjaan impian atau di bukakan jalan untuk memulai usaha sendiri.
-Bagi yang punya banyak masalah, zikir ini berarti memohon dibukakan jalan keluar dan solusi dari semua masalah yang menimpa.

Cara mengamalkan.

Banyak yang menyarankan agar membacanya sebanyak 111 kali setiap hari, 99 kali, 66 kali ataupun 33 kali. Bahkan kalau mampu bisa sampai 1000 kali atau 300 kali. Semakin banyak semakin baik.

10.Ar Razzaq

Ya Razzaq adalah Maha Pemberi rezeki. Kita semua tahu bahwa Allah lah yang memberi rezeki.

Jika diamalkan secara rutin maka rezeki insya Allah akan terus mengalir dan datang dari tempat yang tak disangka-sangka, dibebaskan dari masalah keuangan dan sebagainya.

Keutamaan:

-Bagi orang yang rezekinya seret, susah, mandek, terhambat bisa mengamalkan zikir ini agar rezekinya lancar dan berkah.
-Bagi yang sedang usaha dan ingin usahanya terus membawa rezeki, amalan zikir bisa diamalkan.
-Bagi yang ingin naik haji dan umroh segera bisa merutinkan bacaan zikir ini agar dimudahkan rezekinya menuju ke sana.

Cara mengamalkan

Dengan cara membacanya setelah selesai shalat sunat dhuha dan shalat sunat tahajud. Setiap selesai dua rakaat shalat sunat tersebut sebelum melanjutkannya ke dua rakaat selanjutnya sempatkan membaca Ya Fattah Ya Razzaq sebanyak 11 kali.

Baru kemudian lanjutkan dua rakaat berikutnya, selesai salam kembali membaca zikir tersebut sebanyak 11 kali. Begitu seterusnya.

Lihat juga : Ilmu Penglarisan Khusus

Akhirul kalam Kesungguhan dalam mengamalkan Asma-Ul Husna merupakan syarat yang mutlak diterimanya suatu permohonan, selain itu dibutuhkan juga keyakinan dan kesabaran yang penuh.

Waktu terbaik untuk mengamalkan Asma-Ul Husna adalah tengah malam. Saat sebagian besar manusia telah tidur terlelap, merupakan waktu terbaik dan mustajab untuk memohon kepada Allah SWT. ..Wallahu a’lam

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Rezeki menurut Islam

Bagi anda yang merasa selama ini rejeki yang anda dapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau anda sedang di lilit hutang bahkan anda merasa rejeki yang anda peroleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan anda selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut..untuk hal hal tersebut ada baiknya anda melihat pejelasan amalan amalan yang di ijazahkan secara khusus :

1. Amaliah membuka Harta gaib

2. Amaliah Doa Fulus

3. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki

4. Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Insya Allah salah satu amaliah tersebut ada yang sesuai dengan masalah anda.

rejeki menurut islamDoamustajab2.com kali ini mencoba mengetengahkan pengertian Rezeki menurut islam.

Secara umum rezeki adalah segala pemberian yang dapat dimanfaatkan, baik material maupun spiritual, dunia maupun akhirat Artinya, makanan, pakaian, rumah, kendaraan, kesehatan adalah rezeki dan kecerdasan, ilmu dan hikmah adalah rezeki pula.

Orang kaya harta tetapi enggan membayar zakat dan menolong orang yang kekurangan adalah contoh orang yang kaya rezeki lahiriah tetapi miskin rezeki batiniah.

Orang yang kekurangan makanan dan pakaian, tidak mempunyai tempat tinggal dan kendaraan, tubuhnya pun penyakitan tetapi hatinya selalu bersabar, tidak pernah mengeluh bahkan selalu taat kepada Allah swt dan bersyukur adalah contoh orang yang miskin rezeki lahiriah tetapi kaya rezeki batiniah.

Orang yang kaya harta tetapi tidak bersyukur bahkan bermaksiat kepada Allah Ta’ala adalah contoh orang yang kaya rezeki duniawi tetapi bakal miskin rezeki di akherat nanti.

Dari sudut pandang agama, dengan mengamati dalil-dalil al-Quran dan hadits Nabi saw, kita dapat menyimpulkan bahwa rezeki seseorang mungkin saja meluas (bertambah) atau justru menyempit (berkurang)

” Allah meluaskan rezeki siapa saja yang Ia kehendaki dan menyempitkan (rezeki siapa saja yng Ia kehendaki)…” (QS.13: 26)
“Dan Allah memberikan rezeki kepada siapa yang ia kehendaki tanpa batas.” (QS.24: 38)

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Ia akan mengadakan baginya jalan keluar (dari kesulitan) dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga.”
(QS.65: 2-3)

Abu Hurairah ra meriwayatkan: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa suka rezekinya diluaskan dan umurnya dipanjangkan hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Tsauban ra meriwayatkan, Nabi saw bersabda,” Tidak ada yang dapat menambah umur kecuali kebaktian (al-birr) dan tidak ada yang dapat menolak takdir (al-qadr) kecuali doa.

Seseorang itu benar-benar terhalang dari rezeki karena dosa yang ia perbuat.” (HR. Ibnu Majah dan al-Hakim, al-Hakim berkata: sanadnya sahih)

Macam macam Rezeki

Di antara ulama ada yang membagi rezeki menjadi empat macam:

1.Rezeki yang sudah dijamin
Ketika janin dalam kandungan berusia 120 hari maka Allah Ta’ala mengutus malaikat untuk meniupkan ruh ke janin tersebut dan mencatatkan empat hal, yaitu: umur, rezeki, perbuatan dan suka dukanya.

Rezeki yang dicatat ini adalah rezeki yang dijamin pasti akan didapatkan oleh orang tersebut karena bersesuaian dengan umurnya.

Jika rezeki ini habis maka ajal pun tiba, atau jika sudah datang ajal maka rezeki ini pun habis.

Jabir bin Abdullah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,” Janganlah kalian menganggap rezeki datang terlambat karena seorang hamba tidak akan mati hingga rezeki yang menjadi haknya sampai kepadanya.

Oleh karena itu baguskanlah usaha, ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Hibban, berkata al-Arnauth: sanadnya sahih menurut kriteria Imam Muslim)

2. Rezeki yang digantungkan pada usaha (kasab)
Rezeki jenis ini merupakan karunia Allah (fadhullâh) yang diberikan kepada siapa yang mencarinya.

Allah Ta’ala menciptakan tangan dengan tujuan tertentu, demikian pula kaki, mata, telinga, mulut dan otak bahkan langit dan bumi. Jika kita menggunakan ciptaan-ciptaan tadi sesuai tujuan penciptaannya maka itu merupakan bagian dari ungkapan syukur.

Syukur ini pasti mengundang datangnya nikmat. Semakin optimal seseorang mengaktualisasikan potensi yang Allah berikan padanya semakin banyak pula curahan rezeki terlimpah padanya.

Karena itu meminta-minta adalah hal tercela dalam pandangan agama, kecuali bagi orang yang benar-benar miskin, bangkrut usahanya sampai ia bisa bangkit kembali dan orang yang dililit hutang.

Selebihnya, orang harus bekerja menjemput karunia Allah Ta’ala, apalagi jika tubuhnya sehat dan kuat.

3. Rezeki yang dijanjikan
Rejeki jenis ini biasanya dikaitkan dengan suatu amal tertentu, misalnya sedekah, silaturahmi, niat yang benar, istighfar dan lain sebagainya.

Apalagi rezeki yang bakal diterima di akherat nanti sangat tergantung dari amal-amal yang telah dilakukan oleh seseorang.

Point ini yang pada pembicaraan ke depan akan diperdalam guna meneliti amal-amal yang kiranya dapat membuka pintu-pintu rezeki.

4.Rezeki dari arah yang tidak diduga
Rezeki sebenarnya termasuk bagian dari rezeki yang dijanjikan tetapi karena keistimewaannya maka tidak salah jika dimasukkan dalam bagian tersendiri.

Hanya ada dua amal yang dapat mengundang datangnya rezeki dari arah yang tidak diduga ini, pertama yang disebutkan dalam al-Quran, yaitu: Takwa dan yang kedua yang disebutkan melalui al-Hadits, yaitu: melanggengkan (dawam) istighfar.wallahu a’lam.

sekian dulu dari saya semoga ini bisa bermanfaat kita semua..amiin.

wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Syarat Utama Doa Pembuka Rejeki

Doa mustajab kali ini mengetengahkan syarat utama sebuah doa Pembuka Rejeki.

Bagi anda yang merasa selama ini rejeki yang anda dapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau anda sedang di lilit hutang bahkan anda merasa rejeki yang anda peroleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan anda selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut..untuk hal hal tersebut ada baiknya anda melihat pejelasan amalan amalan yang di ijazahkan secara khusus :

1. Amaliah membuka Harta gaib

2. Amaliah Doa Fulus

3. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki

4. Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Insya Allah salah satu amaliah tersebut ada yang sesuai dengan masalah anda.

pembuka rejeki

Banyak rekan pembaca yang menanyakan persyaratan utama di kabulkannya sebuah doa pembuka rejeki,untuk itu sebaiknya anda menyimak penjelasan dibawah ini ,

pada kesempatan ini saya juga memberikan beberapa alternatif untuk memenuhi persyaratan tersebut dengan harapan bagi rekan pembaca yang ingin melakukannya bisa menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan anda saat ini.

Doa Pembuka Rejeki

“BERDO’A LAH KEPADAKU PASTI AKAN AKU KABULKAN DO’AMU”

Adalah janji Allah yang Maha menepati janji,

Pertanyaannya..Kenapa do’a kita banyak yang tidak (di tangguhkan) dikabulkan ???

Sebelumnya marilah kita lihat dulu bagaimana sebenarnya bentuk bentuk dari doa yang kita panjatkan.secara garis besar doa doa dibagi menjadi dua bagian:

1.DOA YANG DIUCAPKAN:
Yaitu doa yang dilafazkan dengan lidah,dan di yakini dengan hati.( dalam bahasa apapun )

2.DOA YANG DILAKUKAN:
Yaitu doa yang di terjemahkan dalam perbuatan sehari hari.
Dari bentuk bentuk doa ini sudah kita dapatkan sebuah gambaran apakah doa kita akan dikabulkan ataukah akan di tangguhkan

( walaupun sebenarnya tidak ada doa yang tidak dikabulkan kalau melihat dari bentuk doa doa ini )

Untuk lebih memudahkan rekan pembaca,saya berikan sebuah contoh:

1.Si A berdoa secara khusus setiap malam “ya ALLAH berilah hamba kekayaan dari rejekiMU halal”.tetapi pada siang harinya si A ini cuma tidur tiduran sambil menunggu datangnya “kekayaan”.

2.Si B tidak berdoa secara khusus setiap malam,dia menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah,”ya Allah kayakan aku kalau itu baik bagiku dan miskinkan aku kalau itu baik bagiku”.Pada siang harinya dia bekerja keras menurut jalan yang di syariatkan dalam islam.

3.Si C berdoa secara khusus setiap malam dengan doa yang sama dengan si A lalu pada siang harinya dia bekerja keras sama seperti si B.

Dari ketiga orang tersebut tentunya kita semua setuju bahwa Si C akan lebih cepat di berikan “kekayaan” oleh Allah.kemudian si B dan terakhir si A.

Apa alasannya ??

Si A Cuma mengandalkan satu bentuk doa sementara bentuk doa lainnya malah bertentangan dengan doa yang terdahulu.

Si B doa pertamanya merupakan bentuk penyerahan sedangkan doa dalam bentuk perbuatannya sehari hari mencerminkan pengharapan agar di berikan “kekayaan “

Si C ini merupakan mu’min sejati dimana doa yang satu di dukung oleh doa yang lain.

Doa dan Tawakal

“BARANG SIAPA BERTAWAKAL KEPADA ALLAH MAKA ALLAH PASTI MENCUKUPINYA”

Merupakan janji Allah kepada kita yang mau bertawakal kepadaNya.
Banyak orang yang menyalah artikan tawakal dalam kehidupan sehari hari bahkan ada yang sebagian orang yang beranggapan bahwa tawakal sama dengan putus asa ( sadis juga tuh orang ).

Tawakal adalah perpaduan dari beberapa sifat terpuji antara lain; Qana’ah(menerima),raja’(harap)dan husnuzzdhan( sangka baik ).
Unsur yang terpenting dalam pelaksanaan tawakal adalah ILMU
Tanpa ilmu maka tawakal bisa menjadi kenekatan yang membabi buta,
Tanpa ilmu tawakal juga bisa menjadi putus asa

Kita ambil contoh

1.orang yang berdoa sebelum berangkat lalu mengendarai mobil tanpa mempelajari cara mengendarai mobil maka orang ini tawakal atau nekat ??

2.orang yang berdoa sebelum berdagang tetapi tidak mempelajari cara berdagang apakah tawakal atau nekat.??

3.orang yang berdoa lalu tidak melakukan apa apa karena menunggu hasil dari doanya maka orang ini tawakal atau putus asa ??

SYARAT UTAMA DOA PEMBUKA REJEKI

Yang menjadi syarat utama doa pembuka rejeki adalah ILMU ,di mana ilmu disini meliputi:

1.ilmu dari jenis doa pembuka rejeki,baik tatacara,lafaznya,waktunya,syarat dan pantangan dll yang berhubungan dengan pengamalan suatu doa pembuka rejeki.

2.ilmu yang berkaitan dengan suatu ikhtiar ataupun usaha sebagai bentuk doa dalam perbuatan sehari hari,misalnya ilmu perdagangan,perkebunan,peternakan,perikanan,perbengkelan dll baik itu di dapat dari membaca maupun berlatih.

Jadi ilmu adalah Faktor yang sangat penting dalam setiap keadaan.
Pertanyaannya sekarang : ilmu apa yang harus saya pelajari untuk membuka pintu rejeki ???

Sebuah pertanyaan yang cukup sulit menjawabnya,karena itu saya hanya bisa memberikan beberapa pendapat /saran dalam menentukan ilmu membuka pintu rejeki:

1.ilmu untuk doa yang dilafazkan sesuaikan dengan waktu luang yang anda miliki,gunakan waktu luang anda sebaik mungkin termasuk untuk berdoa.( pada blog ini doa tersebut ada ijazah umum dan ada ijazah khusus ).setiap doa mempunyai keistimewaan sendiri sendiri.

2.Ilmu untuk doa dalam bentuk usaha /ikhtiar ,maka perlu di perhatikan hal hal sebagai berikut:

A.HARGA
Kalau anda harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan ilmu tersebut,pastikan manfaat dari ilmu tersebut lebih besar dari harga belinya.

B.SESUAI KEBUTUHAN ANDA
Pastikan ilmu tersebut bisa anda terapkan,artinya sekalipun ilmu membuat pesawat itu bagus namun karena tidak bisa anda terapkan maka anda tidak perlu membeli ilmu tentang hal itu.

C.KONDISI LINGkUNGAN
Bagi anda yang tinggal di daerah kering maka ilmu tentang pertanian lebih utama di banding perikanan,begitu juga sebaliknya

D.SARANA DAN PRASARANA
Pastikan dalam pelaksanaan ilmu ini nantinya sarana maupun prasarana pendukungnya tersedia secara memadai,baik itu alat,bahan,transport,maupun marketnya,sehingga hasil yang di inginkan dengan ilmu ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat

Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

5 Pintu Utama Rezeki

Doa mustajab kali ini mencoba membahas tentang 5 pintu utama rejeki..

Bagi anda yang merasa selama ini rejeki yang anda dapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau anda sedang di lilit hutang bahkan anda merasa rejeki yang anda peroleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan anda selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut..untuk hal hal tersebut ada baiknya anda melihat pejelasan amalan amalan yang di ijazahkan secara khusus :

1. Amaliah membuka Harta gaib

2. Amaliah Doa Fulus

3. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki

4. Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Insya Allah salah satu amaliah tersebut ada yang sesuai dengan masalah anda.

5 pintu rejekiSeperti yang kita ketahui bersama bahwa Allah telah menjamin rejeki seseorang dan di berikan melalui pintu pintu rejeki,semakin banyak kita memasuki pintu pintu rejeki tersebut maka semakin banyak rezeki yang akan di karuniakan Allah kepada kita.

Sumber rezeki sangatlah luas dan dalam. Seluas bentangan bumi dan kedalaman samudra. Sungguh, di setiap jengkal hamparan bumi dan laut terdapat rezeki yang bisa dikais. Permasalahannya, kerap kali manusia lebih berorientasi menunggu rezeki daripada menjemputnya.

Karena itu, Islam menekankan setiap Muslim agar dalam mencari rezeki mengguna kan semua potensi dan kekuatan yang dimilikinya.dengan tidak melupakan dua hal penting :

Pertama, rezeki yang didapatkan adalah yang baik.

“Hai, orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kalian” (QS Al-Baqarah 2: 127)
Terkait ayat di atas, Ahmad Musthafa Al-Maraghi menyatakan betapa pentingnya seorang Muslim mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan lurus.

Halal maksudnya adalah tidak mengandung kedurhakaan terhadap Allah SWT. Bersih bermakna tidak mengandung perkara yang melupakan Allah. Sedangkan, lurus berarti rezeki tersebut mampu menahan nafsu dan memelihara akal.

Kedua, untuk mendapatkan rezeki yang baik, dan menggunakan cara-cara yang baik pula.

Islam melarang segala bentuk upaya mendapatkan rezeki dengan cara-cara yang zalim

Mengapa Islam menekankan pentingnya rezeki yang halal?Karena, setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh manusia akan memengaruhinya, baik secara fisik, emosional, psikologis, maupun spiritual.

Rezeki yang halal menghadirkan ketenangan jiwa. Hidup akan lebih terarah dan menjadikan pintu-pintu keberkahan terbuka semakin lebar.

Selain itu, rezeki yang halal merupakan syarat diterimanya setiap doa oleh Allah SWT. Rezeki yang halal akan menciptakan tatanan mayarakat dan bangsa yang kuat.

5 Pintu Utama Rezeki

Membuka pintu rejeki dengan cara syar’I sangat dianjurkan dalam Islam, karena pada hakikaknya semua rejeki yang kita dapat tersebut datang dan berasal hanya dari Allah SWT. Oleh karenanya kita dilarang mencari rejeki dengan jalan haram. Seperti datang ke Dukun, minta bantuan jin dll.

Allah SWT memerintahkan kita untuk membuka rejeki-rejeki tersebut dengan jalan yang telah diterangkan baik dalam Al Quran atau Hadits. Dan berikut ini sebagian pintu pintu rejeki :

1.Pintu Istigfar

Diantara sebab terpenting diturunkannya rizki adalah istighfar (memohon ampunan) dan taubat kepada Allah Yang Maha Pengampun dan Maha Menutupi (kesalahan).

Sebagian besar orang menyangka bahwa istighfar dan taubat hanyalah cukup dengan lisan semata. Sebagian mereka mengucapkan,
“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya”
Tetapi kalimat-kalimat di atas tidak membekas di dalam hati, juga tidak berpengaruh dalam perbuatan anggota badan. Sesungguhnya istighfar dan taubat jenis ini adalah perbuatan orang-orang dusta.
Para ulama – semoga Allah memberi balasan yang se-baik-baiknya kepada mereka telah menjelaskan hakikat istighfar dan taubat.

Imam Ar-Raghib Al-Ashfahani menerangkan: “Dalam istilah syara’, taubat adalah meninggalkan dosa karena ke-burukannya, menyesali dosa yang telah dilakukan, berkeinginan kuat untuk tidak mengulanginya dan berusaha mela-kukan apa yang bisa diulangi (diganti). Jika keempat hal itu telah terpenuhi berarti syarat taubatnya telah sempurna”

Imam An-Nawawi dengan redaksionalnya sendiri menje-laskan: “Para ulama berkata, ‘Bertaubat dari setiap dosa hukumnya adalah wajib. Jika maksiat (dosa) itu antara hamba dengan Allah, yang tidak ada sangkut pautnya dengan hak manusia maka syaratnya ada tiga.

Pertama, hendaknya ia menjauhi maksiat tersebut. Kedua, ia harus menyesali per-buatan (maksiat)nya. Ketiga, ia harus berkeinginan untuk tidak mengulanginya lagi. Jika salah satunya hilang, maka taubatnya tidak sah.

Jika taubat itu berkaitan dengan manusia maka syaratnya ada empat. Ketiga syarat di atas dan keempat, hendaknya ia membebaskan diri (memenuhi) hak orang tersebut. Jika ber-bentuk harta benda atau sejenisnya maka ia harus mengem-balikannya. Jika berupa had (hukuman) tuduhan atau seje-nisnya maka ia harus memberinya kesempatan untuk mem-balasnya atau meminta maaf kepadanya. Jika berupa ghibah (menggunjing), maka ia harus meminta maaf.”

Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitan-nya kelapangan dan Allah akan memberinya rizki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka”.

Karena itu, kepada orang yang mengharapkan rizki hen-daklah ia bersegera untuk memperbanyak istighfar (memohon ampun), baik dengan ucapan maupun perbuatan.

Dan hendaknya setiap muslim waspada, sekali lagi hendaknya waspada, dari melakukan istighfar hanya sebatas dengan lisan tanpa perbuatan. Sebab itu adalah pekerjaan para pendusta.

2. Pintu Taqwa

Termasuk salah satu pintu rejeki,hal ini bisa dilihat dari beberapa penjelasan

Para ulama Rahimahullaah telah menjelaskan apa yang dimaksud dengan taqwa. Di antaranya, Imam Ar-Raghib Al-Ashfahani mendefinisikan: “Taqwa yaitu menjaga jiwa dari perbuatan yang membuatnya berdosa, dan itu dengan meninggalkan apa yang dilarang, menjadi sempurna dengan meninggalkan sebagian yang dihalalkan”.

Sedangkan Imam An-Nawawi mendefinisikan taqwa dengan “Mentaati perintah dan laranganNya.” Maksudnya, menjaga diri dari kemurkaan dan adzab Allah Subhannahu wa Ta’ala .

Hal itu sebagaimana didefinisikan oleh Imam Al-Jurjani “Taqwa yaitu menjaga diri dari pekerjaan yang mengakibatkan siksa, baik dengan melakukan perbuatan atau meninggalkannya.”

Karena itu, siapa yang tidak menjaga dirinya, dari perbuatan dosa, berarti dia bukanlah orang bertaqwa. Maka orang yang melihat dengan kedua matanya apa yang diharamkan Allah, atau mendengarkan dengan kedua telinganya apa yang dimurkai Allah, atau mengambil dengan kedua tangannya apa yang tidak diridhai Allah, atau berjalan ke tempat yang dikutuk Allah, berarti tidak menjaga dirinya dari dosa.

Beberapa nash yang menunjukkan bahwa taqwa terma-suk di antara sebab rizki, Di antaranya:

Firman Allah:

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3).

Dalam ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa orang yang merealisasikan taqwa akan dibalas Allah dengan dua hal

Pertama, “Allah akan mengadakan jalan keluar baginya.” Artinya, Allah akan menyelamatkannya –sebagaimana dika-takan Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu – dari setiap kesusahan dunia maupun akhirat.

Kedua, “Allah akan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” Artinya, Allah akan memberi-nya rizki yang tak pernah ia harapkan dan angankan.

Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan: “Maknanya, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah dengan melakukan apa yang diperintahkanNya dan meninggalkan apa yang dilarangNya, niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari arah yang tidak pernah terlintas dalam benaknya,”

3. Pintu Tawakal

Termasuk di antara pintu rizki adalah bertawakkal kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala dan kepadaNya tempat bergantung.
Yang Dimaksud Bertawakkal kepada Allah

Para ulama-semoga Allah membalas mereka dengan sebaik-baik balasan- telah menjelaskan makna tawakkal. Di antaranya adalah Imam Al-Ghazali, beliau berkata: “Tawakkal adalah penyandaran hati hanya kepada wakil (yang ditawakkali) semata.”

Al-Allamah Al-Manawi berkata: “Tawakkal adalah menampakkan kelemahan serta penyandaran (diri) kepada yang di tawakkali.”
Menjelaskan makna tawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, Al-Mulla Ali Al-Qori berkata: “Hendaknya kalian ketahui secara yakin bahwa tidak ada yang berbuat dalam alam wujud ini kecuali Allah, dan bahwa setiap yang ada, baik makhluk maupun rizki, pemberian atau pelarangan, bahaya atau manfaat, kemiskinan atau kekayaan, sakit atau sehat, hidup atau mati dan segala hal yang disebut sebagai sesuatu yang maujud (ada), semuanya itu adalah dari Allah.”

Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Al-Muba-rak, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Qhudha’i dan Al-Baghawi meriwayatkan dari Umar bin Khatab Radhiallaahu anhu Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:

“Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”

Allah berfirman:

“Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Se-sungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (Ath-Thalaq: 3).

Di antara yang menunjukkan bahwa tawakkal kepada Allah tidaklah berarti meninggalkan usaha adalah apa yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam Al-Hakim dari Ja’far bin Amr bin Umayah dari ayahnya Radhiallaahu anhu , ia berkata:

Dan dalam riwayat Al-Qudha’i disebutkan:
“Amr bin Umayah t berkata: ‘Aku bertanya,’Wahai Rasulullah, Apakah aku ikat dahulu (tunggangan)ku lalu aku bertawakkal kepada Allah, atau aku lepaskan begitu saja lalu aku bertawakkal?’ Beliau menjawab, ‘Ikatlah kendaran (unta) mu lalu bertawakkallah’.”

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa tawakkal tidaklah berarti meninggalkan usaha. Dan sungguh setiap muslim wajib bersungguh-sungguh dan berusaha untuk mendapatkan penghidupan. Hanya saja ia tidak boleh menyandarkan diri pada kerja keras dan usahanya, tetapi ia harus meyakini bahwa segala urusan adalah milik Allah, dan bahwa rizki itu hanyalah dari Dia semata

4. Pintu Silatur rahim

Di antara pintu-pintu rizki adalah menjaga tali silaturrahim.
Makna ‘ar-rahim’ adalah para kerabat dekat. Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata:‘Ar-rahim secara umum adalah dimaksud-kan untuk para kerabat dekat. Antara mereka terdapat garis nasab (keturunan), baik berhak mewarisi atau tidak, dan sebagai mahram atau tidak.”

Beberapa hadits dan atsar menunjukkan bahwa Allah Subhannahu wa Ta’ala menjadikan silaturrahim termasuk di antara pintu pintu rizki. Di antara hadits-hadits dan atsar-atsar itu adalah:

1. Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu, ia berkata, ‘aku mendengar Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:

“Siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hen-daknyalah ia menyambung tali silaturrahim.”
Dalam hadits yang mulia di atas, Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam menjelaskan bahwa silaturrahim membuahkan dua hal, kelapangan rizki dan bertambahnya usia.

Dalil lain adalah riwayat Imam Al-Bukhari dari Abdullah bin Umar Radhiallaahu anhu ia berkata:

“Barangsiapa bertaqwa kepada Tuhannya dan menyam-bung silaturrahim, niscaya dipanjangkan umurnya dan dibanyakkan rizkinya dan dicintai oleh keluarganya.”

Demikian besarnya pengaruh silaturrahim dalam ber-kembangnya harta benda dan menjauhkan kemiskinan, sam-pai-sampai ahli maksiat pun, disebabkan oleh silaturrahim, harta mereka bisa berkembang, semakin banyak jumlahnya dan mereka jauh dari kefakiran, karena karunia Allah Subhannahu wa Ta’ala .

Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abu Bakrah Radhiallaahu anhu dari Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bahwasanya beliau bersabda:

“Sesungguhnya keta’atan yang paling disegerakan pahalanya adalah silaturrahim. Bahkan hingga suatu keluarga yang ahli maskiat pun, harta mereka bisa berkembang dan jumlah mereka bertambah banyak jika mereka saling bersilaturrahim. Dan tidaklah ada suatu keluarga yang saling bersilaturrahim kemudian mereka membutuhkan (kekurangan).

5. Pintu Sedekah Pintu infaq dan sedekah

Salah satu pintu utama rezeki adalah pintu infaq dan sedekah
Sangat bahagia sekali tentunya bagi kita selaku manusia jika mendapatkan rezeki yang melimpah ruah, dan dari jalan yang tidak disangka-sangka. Namun pada kenyataannya hal demikian jika kita fikir secara logika sangatlah jarang terjadi bahkan malah sangat tidak mungkin.

Bagaimana tidak? Bagi kaum materialistis, mereka yang beranggapan bahwa dunia tidak akan datang dengan sendirinya kecuali kita menjemputnya.

Sungguh mereka tidak menyadari bahwa semuanya telah Allah subhanahuwata’ala berikan dan telah diatur sedemikian rupa. Allah lah yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-makhlukNYa, baik manusia, tumbuh-tumbuhan bahkan hewan terkecilpun telah Allah tetapkan rezeki bagi masing-masing tanpa ada setitik kesalahanpun.

Lalu kenapa kita harus saling berebut jika kita percaya dan beriman kepada NYA bahwa rezeki kita sekali-kali tidak akan pernah diambil ataupun tertukar oleh orang lain?

Sadarkah kita dengan ayat Al Quran surat Al Baqarah 261 berikut:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah* adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. dan Allah Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”.

Dan dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan/melipatkan satu kebaikan dari ibn adam menjadi sepuluh kali sampai tujuh ratuh kali lipatan. Kecuali puasa, dan puasa itu hanya untuk Allah, dan Allah sendirilah yang akan membalasnya. Dan bagi orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan: yaitu kebahagiaan disaat berbuka dan kebahagiaan kelak dihari akhir. Dan bau mulutnya orang yang berpuasa itu lebih wangi disisi Allah disbanding dengan bau harumnya misk”

Uang yang kita sedekahkan dijalan Allah dengan (ikhlas dan tidak riya) yang hanya kecil dimata manusia, namun itu sangat besar di sisi Allah SWT, namun kebanyakan dari kita kurang menyadari akan kedahsyatan sodaqoh tersebut. Sangat jarang sekali kita melihat orang yang mendermakan hartanya untuk kebaikan umat ini, dan meskipun kita melihatnya tidak jarang pula mereka menginfaqkan dan menyedekahkan harta tersebut lantaran hanya untuk dilihat oleh sesame manusia..

Allah berfirman dalam Al Quran disurat Al Baqarah 264:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya Karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, Kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (Tidak bertanah). mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir*”

*Mereka Ini tidak mendapat manfaat di dunia dari usaha-usaha mereka dan tidak pula mendapat pahala di akhirat.

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat

Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

SEDEKAH DAN KEAJAIBANNYA

Doa mustajab kali ini mencoba mengetengahkan sedekah dan keajaibannya

Bagi anda yang merasa selama ini rejeki yang anda dapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau anda sedang di lilit hutang bahkan anda merasa rejeki yang anda peroleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan anda selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut..untuk hal hal tersebut ada baiknya anda melihat pejelasan amalan amalan yang di ijazahkan secara khusus :

1. Amaliah membuka Harta gaib

2. Amaliah Doa Fulus

3. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki

4. Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Insya Allah salah satu amaliah tersebut ada yang sesuai dengan masalah anda.

sedekah dan keutamaannyaIslam sangat menganjurkan umatnya bersedekah, baik sedekah harta, ilmu, tenaga, mengucapkan kalimah thayibah (tasbih, tahmid, tahlil, takbir), maupun “sekadar” memberikan senyum dan wajah cinta kepada sesama Muslim.

Allah SWT dan Rasul-Nya pun memberikan motivasi luar biasa agar kaum Muslim gemar bersedekah

Allah adalah MAHA MENEPATI JANJI, dan apa yang tertulis di Alqur’an adalah apa yang langsung diserukan Allah kepada umatnya. Adalah sebuah kerugian besar jika kita tidak yakin akan perkataan langsung Allah tersebut. Coba anda baca dan renungkan apa yang langsung diserukan Allah tentang sedekah di bagian bawah ini:
Janji Allah SWT dalam Al-Qur’an bahwa Allah akan melipat-gandakan rejeki yang disedekahkan menjadi 700x lipat:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah 2:261)

Macam macam sedekah

Shadaqah adalah baik seluruhnya, namun antara satu dengan yang lain berbeda keutamaan dan nilainya, tergantung kondisi orang yang bersedekah dan kepentingan proyek atau sasaran shadaqah tersebut. Di antara shadaqah yang utama menurut Islam adalah sebagai berikut:

1. Shadaqah Sirriyah

Yaitu shadaqah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Shadaqah ini sangat utama karena lebih medekati ikhlas dan selamat dari sifat pamer. Allah subhanahu wata’ala telah berfirman,
“Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 2:271)
Yang perlu kita perhatikan di dalam ayat di atas adalah, bahwa yang utama untuk disembunyikan terbatas pada shadaqah kepada fakir miskin secara khusus. Hal ini dikarenakan ada banyak jenis shadaqah yang mau tidak mau harus tampak, seperti membangun sekolah, jembatan, membuat sumur, membekali pasukan jihad dan lain sebagainya.

Di antara hikmah menyembunyikan shadaqah kepada fakir miskin adalah untuk menutup aib saudara yang miskin tersebut. Sehingga tidak tampak di kalangan manusia serta tidak diketahui kekurangan dirinya. Tidak diketahui bahwa tangannya berada di bawah, bahwa dia orang papa yang tak punya sesuatu apa pun.Ini merupakan nilai tambah tersendiri dalam ihsan terhadap orang fakir.
Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alihi wasallam memuji shadaqah sirriyah ini, memuji pelakunya dan memberitahukan bahwa dia termasuk dalam tujuh golongan yang dinaungi Allah nanti pada hari Kiamat. (Thariqul Hijratain)

2. Shadaqah Dalam Kondisi Sehat

Bersedekah dalam kondisi sehat dan kuat lebih utama daripada berwasiat ketika sudah menjelang ajal, atau ketika sudah sakit parah dan tipis harapan kesembuhannya. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,

“Shadaqah yang paling utama adalah engkau bershadaqah ketika dalam keadaan sehat dan bugar, ketika engkau menginginkan kekayaan melimpah dan takut fakir. Maka jangan kau tunda sehingga ketika ruh sampai tenggorokan baru kau katakan, “Untuk fulan sekian, untuk fulan sekian.” (HR.al-Bukhari dan Muslim)

3. Shadaqah Setelah Kebutuhan Wajib Terpenuhi

Allah subhanahu wata’ala telah berfirman,
“Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah, “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.” (QS. 2:219)
Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,

“Tidak ada shadaqah kecuali setelah kebutuhan (wajib) terpenuhi.” Dan dalam riwayat yang lain, “Sebaik-baik shadaqah adalah jika kebutuhan yang wajib terpenuhi.” (Kedua riwayat ada dalam al-Bukhari)

4. Shadaqah dengan Kemampuan Maksimal

Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alihi wasallam,
“Shadaqah yang paling utama adalah (infak) maksimal orang yang tak punya. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu.” (HR. Abu Dawud)
Beliau juga bersabda,
“Satu dirham telah mengalahkan seratus ribu dirham.” Para sahabat bertanya,” Bagaimana itu (wahai Rasululullah)? Beliau menjawab, “Ada seseorang yang hanya mempunyai dua dirham lalu dia bersedakah dengan salah satu dari dua dirham itu. Dan ada seseorang yang mendatangi hartanya yang sangat melimpah ruah, lalu mengambil seratus ribu dirham dan bersedekah dengannya.” (HR. an-Nasai, Shahihul Jami’)

Al-Imam al-Baghawi rahimahullah berkata, “Hendaknya seseorang memilih untuk bersedekah dengan kelebihan hartanya, dan menyisakan untuk dirinya kecukupan karena khawatir terhadap fitnah fakir. Sebab boleh jadi dia akan menyesal atas apa yang dia lakukan (dengan infak seluruh atau melebihi separuh harta) sehingga merusak pahala. Shadaqah dan kecukupan hendaknya selalu eksis dalam diri manusia. Rasululllah shallallahu ‘alihi wasallam tidak mengingkari Abu Bakar radhiyallahu ‘anhuyang keluar dengan seluruh hartanya, karena Nabi tahu persis kuatnya keyakinan Abu Bakar dan kebenaran tawakkalnya, sehingga beliau tidak khawatir fitnah itu menimpanya sebagaimana Nabi khawatir terhadap selain Abu Bakar. Bersedekah dalam kondisi keluarga sangat butuh dan kekurangan, atau dalam keadaan menanggung banyak hutang bukanlah sesuatu yang
dikehendaki dari sedekah itu. Karena membayar hutang dan memberi nafkah keluarga atau diri sendiri yang memang butuh adalah lebih utama. Kecuali jika memang dirinya sanggup untuk bersabar dan membiarkan dirinya mengalah meski sebenarnya membutuhkan sebagaimana yang dilakukan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu dan juga itsar (mendahulukan orang lain) yang dilakukan kaum Anshar terhadap kaum Muhajirin.” (Syarhus Sunnah)

5. Menafkahi Anak Istri

Berkenaan dengan ini Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,

“Seseorang apabila menafkahi keluarganya dengan mengharapkan pahalanya maka dia mendapatkan pahala sedekah.” ( HR. al-Bukhari dan Muslim)

Beliau juga bersabda,
“Ada empat dinar; Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin, satu dinar engkau berikan untuk memerdekakan budak, satu dinar engkau infakkan fi sabilillah, satu dinar engkau belanjakan untuk keluargamu. Dinar yang paling utama adalah yang engkau nafkahkan untuk keluargamu.” (HR. Muslim).

6. Bersedekah Kepada Kerabat

Diriwayatkan bahwa Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu memiliki kebun kurma yang sangat indah dan sangat dia cintai, namanya Bairuha’. Ketika turun ayat,
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai.” (QS. 3:92)

Maka Abu Thalhah mendatangi Rasulullah dan mengatakan bahwa Bairuha’ diserahkan kepada beliau, untuk dimanfaatkan sesuai kehendak beliau. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam menyarankan agar ia dibagikan kepada kerabatnya. Maka Abu Thalhah melakukan apa yang disarankan Nabi tersebut dan membaginya untuk kerabat dan keponakannya.(HR. al-Bukhari dan Muslim)
Nabi shallallahu ‘alihi wasallam juga bersabda,

“Bersedakah kepada orang miskin adalah sedekah (saja), sedangkan jika kepada kerabat maka ada dua (kebaikan), sedekah dan silaturrahim.” (HR. Ahmad, an-Nasa’i, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Secara lebih khusus, setelah menafkahi keluarga yang menjadi tanggungan, adalah memberikan nafkah kepada dua kelompok, yaitu:
• Anak yatim yang masih ada hubungan kerabat, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala,
”(Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang masih ada hubungan kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir.” (QS. 90:13-16)
• Kerabat yang memendam permusuhan, sebagaimana sabda Nabi,
“Shadaqah yang paling utama adalah kepada kerabat yang memendam permusuhan.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzai, Shahihul jami’)

7. Bersedekah Kepada Tetangga

Allah subhanahu wata’ala berfirman di dalam surat an-Nisa’ ayat 36, di antaranya berisikan perintah agar berbuat baik kepada tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. Dan Nabi juga telah bersabda memberikan wasiat kepada Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu,
“Jika engkau memasak sop maka perbanyaklah kuahnya, lalu bagilah sebagiannya kepada tetanggamu.” (HR. Muslim)

8. Bersedekah Kepada Teman di Jalan Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
“Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang untuk keluarganya, dinar yang dinafkahkan seseorang untuk kendaraannya (yang digunakan) di jalan Allah dan dinar yang diinfakkan seseorang kepada temannya fi sabilillah Azza wa Jalla.” (HR. Muslim)

9. Berinfak Untuk Perjuangan (Jihad) di Jalam Allah
Amat banyak firman Allah subhanahu wata’ala yang menjelaskan masalah ini, di antaranya,
“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwa pada jalan Allah.” (QS. 9:41)

Dan juga firman Allah subhanahu wata’ala,
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. 49:15)
Di dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,
“Barang siapa mempersiapkan (membekali dan mempersenjatai) seorang yang berperang maka dia telah ikut berperang.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Namun perlu diketahui bahwa bersedekah untuk kepentingan jihad yang utama adalah dalam waktu yang memang dibutuhkan dan mendesak, sebagaimana yang terjadi pada sebagian negri kaum Muslimin. Ada pun dalam kondisi mencukupi dan kaum Muslimin dalam kemenangan maka itu juga baik akan tetapi tidak seutama dibanding kondisi yang pertama.

10. Shadaqah Jariyah

Yaitu shadaqah yang pahalanya terus mengalir meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia. Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,

“Jika manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal; Shadaqah jariyah, ilmu yang diambil manfaat dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim).

Di antara yang termasuk proyek shadaqah jariyah adalah pembangunan masjid, madrasah, pengadaan sarana air bersih dan proyek-proyek lain yang dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Beberapa keutamaan sedekah

Setidaknya ada lima keutamaan sedekah.

Pertama, menghapuskan dosa-dosa kecil –menghapus dosa besar harus dengan tobat. “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR Tirmidzi).

Kedua, keberkahan pada harta yang kita miliki. “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim).

Ketiga, Allah Swt melipatgandakan pahala orang bersedekah. “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid:18).

Keempat, terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah. Orang memberikan menyumbangkan harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga.
“Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR Bukhari).

Kelima, sedekah dapat membebaskan siksa kubur. “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR Thabrani). Wallahu a’lam.

Keutamaan sedekah dihari jumat

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya shadaqah pada hari Jum’at itu memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya. Shadaqah pada hari itu dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti shadaqah pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya.”
Lebih lanjut, Ibnul Qayyim juga mengatakan, “Aku pernah menyaksikan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, semoga Allah menyucikan ruhnya, jika berangkat menunaikan shalat Jum’at membawa apa yang terdapat di rumahnya, baik itu roti atau yang lainnya untuk dia shadaqahkan selama dalam perjalanannya itu secara sembunyi-sembunyi.”

Aku pun, lanjut Ibnul Qayyim, pernah mendengarnya mengatakan, “Jika Allah telah memerintahkan kepada kita untuk bershadaqah di hadapan seruan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka shadaqah di hadapan seruan Allah Ta’ala jelas lebih afdhal dan lebih utama fadhilahnya.”

Keutamaan sedekah pada bulan Ramadhan

Allah telah mengistimewakan bulan Ramadan dari bulan lainnya. Bulan penuh berkah ini selalu dinanti oleh setiap mukmin. Bagaimana tidak, beribu keutamaan ditawarkan. Pahala “diobral”, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu.
Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk menjemput pahala dari bulan Ramadan yaitu melalui sedekah. Islam menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah dan pada bulan Ramadan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi.

Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau lebih dahsyat lagi di bulan Ramadan. Hal ini diceritakan oleh Ibnu Abbas r.a: “Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Quran. Dan kedermawanan Rasulullah saw melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6).

Rasulullah saw memberi teladan untuk lebih bersemangat dalam bersedekah di bulan Ramadan, disebabkan bersedekah di bulan ini lebih dahsyat dibanding sedekah di bulan lainnya. Di antara keutamaan sedekah di bulan Ramadan adalah:

1) Jaminan surga bagi orang yang bersedekah.

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah makanan, berpuasa, dan salat di kala kebanyakan manusia tidur.” (HR. At Tirmidzi no.1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317, dihasankan Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/47, dihasankan Al Albani di Shahih At Targhib, 946).

2) Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain.

Rasulullah saw bersabda: “Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikit pun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807).

3) Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah.

Allah Ta’ala berfirman: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah [166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. Al Baqarah [2]: 261).

4) Sedekah dapat menghapus dosa.

Rasulullah saw bersabda:”Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614).

5) Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur.

Rasulullah saw bersabda:‏”Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873).

6) Orang yang bersedekah merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia.

Rasulullah saw memberikan permisalan tentang orang yang dermawan dengan orang yang pelit: “Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443).
Sedemikian besar pengaruh sedekah bagi bagi seseorang yang melaksanakannya,hal ini tentulah memacu kita semua untuk mengambil berkat dari sedekah..marilah kita perbanyak sedekah.

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat

Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

4 Doa Rejeki

Bagi anda yang merasa selama ini rejeki yang anda dapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau anda sedang di lilit hutang bahkan anda merasa rejeki yang anda peroleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan anda selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut..untuk hal hal tersebut ada baiknya anda melihat pejelasan amalan amalan yang di ijazahkan secara khusus :

1. Amaliah membuka Harta gaib

2. Amaliah Doa Fulus

3. Amaliah Bismillah Pembuka Rejeki

4. Membuka pintu rejeki dengan surah Yasin

Insya Allah salah satu amaliah tersebut ada yang sesuai dengan masalah anda.

4 jalan pembuka rejekiDoa mustajab kali ini mengemukakan beberapa 4 doa rejeki yang bisa di jadikan alternatif bagi anda yang ingin memdapatkan ijazah 4 doa rejeki secara umum.

4 Doa rejeki

1.Barangsiapa yang membaca doa ini setelah shalat jum’at ,maka hutangnya akan lekas dapat terbayar oleh Allah dan akan merasa kaya..dan barangsiapa yang membiasakan membaca doa ini sesudah shalat fardhu ,maka Allah menjadikan ia orang kaya.

BISMILLAHIRRAHMANIIRRAHIIM
ALLAHUMMA YAA GHANIYYU YAA HAMIIDU YAA MUBDI’U YAA MU’IIDU YAA RAHIIMU YAA WADUUDU AGHNINII BIHALAALIKA ‘AN HARAMIKA WAKFIINII BIFADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA WA SHALLA ALLAHU ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA AALIHII WA SHAHBIHII WA SALLAM

2.Di riwayatkan ,seorang lelaki datang ke hadapan Rasulullah Saw dan berkata “ wahai Rasulullah.aku orang yang kekurangan uang belanja”,Rasulullah bersabda : “Baca Istigfar’
SUBHANALLAHIL ‘AZHIIM ASTAGHFIRULLAH 100X
Sesudah shalat subuh,maka terkabul segala hajat.

3.Dalam sebuah riwayat Rasulullah bersabda: “barang siapa membaca surah Al ikhlas 100x sesudah shalat jum’at kemudian membaca :
BISMILLAHIRRAHMANIIRAHIIM
ALLAHUMMA AKFIINII BI HALLALIKA ‘AN HARAMIKA WA AGHNINII BI FADHLIKA AMMAN SIWAAK..70x
Maka ia tidak akan mengalami fakir,Sebagian riwayat mengatakan bahwa Allah mengabulkan 100 macam hajat,yang 70 hajat akherat dan yang 30 hajat dunia.

4.Di riwayatkan dari muqaatil bin sulaiman,berkata : “barangsiapa yang membaca doa ini sesudah shalat subuh,maka Allah akan mengabulkan semua hajatnya”.inilah doanya
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM
ALLAHUMMA YAA HAYYU YAA QAYYUUMU YAA FARDU YAA WITRU YAA SHAMADU YAA SANAD MAN ILAIHI ISTANADA YAA MAN LAM YALID WA LAM YUULAD WA LAM YAKU(N)LLAHU KUFUUWAN AHAD AS’ALUKA KADZA WA KADZA…( sebutkan hajat anda baik hajat dunia maupun hajat akherat )

Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat

Doa Pelindung,Doa pengasihan,doa penyembuh dan pembuka rejeki yang di berikan dengan ijazah khusus dapat anda lihat di Doa mustajab

Dengan harapan dari sekian banyak jenis doa yang saya ijazahkan secara khusus ada yang sesuai dengan masalah anda…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Bismillah Pembuka Rejeki

Kali ini doa mustajab akan membahas tentang bismillah pembuka rejeki.

Bismillahirrahmanirrahiim

bismillah pembuka rejekiSiapa muslim yang tidak kenal dengan pembuka surah ini,tentunya tidak ada..karena dalam setiap pembacaan ayat ayat alqur’an sangat di sarankan agar di dahului dengan Basmallah.

Keutamaan bismillah ini sangatlah banyak baik yang berkaitan dengan masalah dunia maupun yang berkaitan dengan masalah akhirat.
Malahan anda yang berpendapat bahwa semua ilmu terangkum dalam alqur’an,alqur’an terangkum dalam surah alfatihah dan alfatihah terangkum dalam bismillahirrahmanirrahiim.

Dalam pengamalan bismillah sebagai suatu amalan pembuka rejeki juga banyak sekali jenis ilmunya,dan setiap ilmu tentunya berbeda beda tatacara pengamalannya baik jumlah pembacaannya maupun waktunya.

salah satu contohnya untuk amalan pembuka rejeki yang dibaca setelah shalat shubuh:
-Di baca 1000x
-Menghadap ke timur
-Pintu kamar anda tempat anda berzikir di bukakan sedikit.

Bismillah pembuka rejeki

Doa mustajab bismillah pembuka rejeki ini di samping mengunakan bismillahirrahmanirrahiim sebagai inti tenaganya ,juga menngunakan sebuah doa khusus untuk pengamalannya.

di samping itu doa ini sangat menekankan pentingnya landasan shalat yang menitik beratkan agar segala sesuatu yang ingin di capai mendapat berkah.sehingga dalam pengamalan doa ini di lakukan setiap selesai mengerjakan shalat 5 waktu.

Disamping itu dalam doa khususnya di gunakan juga kekuatan dari huruf huruf yang disatukan dalam alqur’an yang tidak bisa diartikan secara harfiah tetapi lebih kepada arti maknawi ..mis kafhayaa’ainshad.

Beberapa hal yang dianjurkan dalam pengamalan doa ini :

1.Sedekah,sangat baik bagi anda untuk semakin memperbanyak sedekah saat mengamalkan doa ini.sebagaimana kita ketahui bahwa sedekah adalah salah satu kunci utama dari beberapa kunci utama pintu rejeki.

2.Banyak membaca salawat,istigfar,dan tahlil agar terhindar dari sifat sombong dan angkuh serta sebagai jembatan doa.

Sebagaimana doa pembuka rejeki pada umumnya,doa ini adalah sebuah permohonan agar rejeki yang kita dapatkan semakin bertambah juga semakin mendapat berkah ,maka di sarankan agar doa mustajab ini menjadi sebuah amalan rutin.

Mohon maaf saya tidak menuliskan doa dan tatacara amaliah Bismillah Pembuka Rejeki  dalam artikel ini,karena akan di serahkan kepada anda yang benar benar memerlukan dan mau menjalankan amaliahnya dengan sungguh sungguh dalam bentuk pengijazahan khusus yang menggunakan mahar Rp.100.000..mengenai sebab penggunaan mahar dalam ijazah ini bisa di lihat di halaman tentang mahar.

bagi anda yang ingin mendapatkan ijazahnya silahkan ke bagian Form Pemesanan ijazah di pojok atas sebelah kanan atau email ke fathul.ahadi@yahoo.com

Sekian dulu dari saya semoga semua ini bisa berguna bagi kita semua …amiin

Wasalam
Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS