Wahai Jiwa Yang Tenang

Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai; lalu masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku (QS al-Fajr [89]: 27-30).

wahai jiwa tang tenangDoamustajab2.com kali ini mencoba membahas tentang ketenangan sebagai sumber kesuksesan dan kebahagiaan.

Hidup yang tenang dan damai adalah hadiah bagi hati yang ikhlas. Hati yang tenang adalah pribadi yang siap menerima nikmat Tuhan dengan rasa syukur yang dalam.

Hamba yang selalu bersyukur maka pantaslah untuk menerima limpahan nikmat yang lebih.
Hati tenang dan damai adalah hati yang penuh syukur sehingga siap menerima dan pantas menerima keajaiban Tuhan.

Kita adalah hamba yang dhaif. Merenung untuk introspeksi diri adalah jalan terbaik. Merenung bukan berarti membuat kita lemah, justru memotivasi kita untuk berbuat yg lebih baik agar lebit dekat dengan sang Khaliq.

Kita diciptakan bukan untuk menjadi manusia angkuh dan bukan pula menjadi manusia yg lemah terhadap tantangan zaman. Lihatlah setiap bayi yg lahir tangannya selalu mengepal, itu sebagai kiasan mereka mempunyai semangat yg kuat untuk berjuang menjalani kehidupan.

Allah Subhanahu wata’ala mengajarkan kepada kita langkah nyata
mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berdzikir “ingatlah, dengan dzikir hati akan tentram “(QS. ar-Ra’d:28).

Dengan selalu mengingat Allah Subhanahu wata’ala , hati akan tentram. Sebaliknya, ketika kita jarang ingat kepada Allah subhanahu wata’ala hati akan kering dan gersang

Jika melihat dunia, jangan gemar melihat keatas. Akan capek kita jadinya karena selalu bergejolak melihat apa-apa yang dimiliki orang lain.

Mati-matian kita menginginkan sesuatu tapi kalau itu bukan rezeki kita maka tidak akan kita dapatkan. Lebih baik lihatlah kebawah. Lihatlah orang yang lebih fakir dan lebih menderita daripada kita.

Kunjungilah rumah sakit untuk melihat orang-orang yang sakit niscaya kita akan mensyukuri nikmat sehat ini. Ziarahilah kuburan agar tumbuh rasa syukur atas nikmat hidup ini.

Semakin sering melihat kebawah, Subhanalloh, hati ini akan semakin penuh syukur.

Amaliah untuk ketenangan Hidup

Pada kesempatan ini ijinkan saya berbagi sebuah amaliah yang insya Allah bisa mendatangkan ketenangan :
1.Amaliah ini merupakan amaliah wirid,artinya rutin di lakukan dan tidak ada batas akhir amaliah,walaupun tidak harus berturut turut.
2.Amaliah ini di lakukan setelah wirid rutin selesai shalat subuh.
3.Baca : – yaa ayyatuhaa alnnafsulmuthma-innah
– irji’ii ilaa rabbiki raadiyatamardhiyyah
– fadkhulii fii ‘ibaadii wadkhulii jannatii
4.Di baca sebanyak 7x.
Mudah mudahan amaliah ini bisa bermanfaat bagi anda dan kita semua…amiin

Wasalam

Fathul ahadi

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS